Tautan-tautan Akses

Gempa 6,6 SR di Perairan Indonesia Timur, 39 Terluka

  • Associated Press

Peta Papua.

Peta Papua.

Ratusan orang melarikan diri dari rumah mereka dalam keadaan panik di Sorong dan sedikitnya 39 orang terluka, sebagian besar dengan tulang patah.

Gempa berkekuatan 6,6 Skala Richter terjadi di perairan Indonesia timur Jumat pagi (25/9), melukai puluhan orang, merusak bangunan dan membuat warga panik dan berlarian keluar rumah, hotel bahkan rumah sakit.

Gempa yang terjadi pukul 12.53 tengah malam tersebut, berpusat di 28 kilometer sebelah utara Sorong, Papua Barat, menurut Badan Survei Geologis AS dalam lamannya. Gempa terjadi pada kedalaman 24 kilometer.

Ratusan orang melarikan diri dari rumah mereka dalam keadaan panik dan sedikitnya 39 orang terluka di Sorong, sebagian besar dengan tulang patah, menurut Petrus Korisano dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat. Hampir 260 rumah dan bangunan rusak.

Ratusan orang dievakuasi ke tempat penampungan sementara saat pihak berwenang menyurvei kerusakan, menurut Petrus kepada kantor berita Associated Press.

Kepanikan menyebar ke Manokwari, 315 kilometer ke barat episentrum, tempat ratusan pasien dari setidaknya satu rumah sakit harus dievakuasi, beberapa menggunakan kursi roda dengan jarum dan kantung infus menempel di tangan, menurut Burhanudin, pejabat BNPB setempat.

Hotel-hotel kosong dan warga berlari ke jalanan dan tempat yang lebih tinggi di Raja Ampat.

Pejabat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Budi Waluyo mentakan, gempa di bawah permukaan laut itu tidak berpotensi memicu tsunami di pesisir daerah tersebut. [hd/eis]

XS
SM
MD
LG