Tautan-tautan Akses

AS

Gedung Putih: Bantahan Peretasan Rusia 'Tak Mengherankan'


Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.

Kesimpulan keterlibatan Rusia diambil oleh masyarakat intelijen Amerika dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Pemerintahan Barack Obama yakin Rusia melakukan peretasan terhadap dunia maya Amerika untuk mempengaruhi pemilihan presiden bulan November, meskipun ada bantahan dari Rusia, kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.

Earnest mengatakan kepada wartawan Kamis (27/10), pernyataan yang dibuat sebelumnya oleh Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa Rusia tidak punya andil apa-apa dalam peretasan tidaklah mengherankan.

"Tetapi bantahan seperti itu tidak memperlemah keyakinan kami bahwa Rusia adalah fihak yang bertanggung jawab," ujarnya.

Earnest mengatakan, kesimpulan keterlibatan Rusia diambil oleh masyarakat intelijen Amerika dan Departemen Keamanan Dalam Negeri.

“Ini merupakan sebuah keprihatinan yang serius,” kata Earnest. “Presiden dan tim keamanan nasional sedang mempertimbangkan langkah-langkah apa yang harus diambil sebagai sebuah tanggapan yang proporsional.”

Sebelumnya, Direktur Intelijen Nasional Amerika James Clapper memberi kesaksian dihadapan komite hubungan luar negeri Senat bahwa Uni Soviet, dan kini Rusia, memiliki sejarah berupaya mempengaruhi pemilu. Ia menambahkan bahwa Moskow mempengaruhi pemilu negara-negara lain dan juga di dalam negeri. [jm]

XS
SM
MD
LG