Tautan-tautan Akses

AS

Gedung Putih Harus Tanggapi Petisi Mendeportasi Bieber


Penyanyi pop Justin Bieber dalam konferensi video di pengadilan di Miami, Florida (23/1). (Reuters/Walter Michot)

Penyanyi pop Justin Bieber dalam konferensi video di pengadilan di Miami, Florida (23/1). (Reuters/Walter Michot)

Petisi tersebut sejauh ini telah mengumpulkan sekitar 118.000 tanda tangan sejak diunggah oleh seseorang bernama "J.A. dari Detroit" ke laman Gedung Putih.

Sebuah petisi yang meminta pemerintahan Obama untuk mendeportasi bintang pop Kanada Justin Bieber, menyusul penahanannya minggu lalu akibat menyetir sambil mabuk, pada Rabu (29/1) melampaui 100.000 tanda tangan yang diperlukan untuk mendapat tanggapan dari Gedung Putih.

Petisi tersebut sejauh ini telah mengumpulkan sekitar 118.000 tanda tangan sejak diunggah oleh seseorang bernama "J.A. dari Detroit" ke laman Gedung Putih pada 23 Januari, hari yang sama Bieber tertangkap kebut-kebutan di sebuah jalan perumahan di Pantai Miami dengan mobil Lamborghini sewaan.

Namun, sangat kecil kemungkinan Bieber, 19, akan dideportasi, karena undang-undang federal menyebutkan bahwa visa dapat dicabut atau ditolak untuk dakwaan pidana kekerasan dengan hukuman satu tahun penjara atau lebih.

Bieber mengatakan pada polisi setelah penangkapannya bahwa ia telah memakan obat resep, merokok mariyuana dan minum alkohol. Jika didakwa, ia dapat menghadapi hukuman enam bulan penjara, meski para ahli mengatakan kemungkinan ia mendapat hukuman lebih ringan untuk pelanggaran pertama tersebut.

Pihak juru bicara penyanyi itu menolak berkomentar mengenai petisi tersebut atau mengenai jenis visa yang dipegang Bieber di AS. Sepertinya ia memiliki visa O-1 yang diperuntukkan bagi seniman dan penghibur.

Penyanyi itu juga dikenai tuduhan menyetir mobil dengan surat izin mengemudi yang sudah habis masa berlakunya, dan menolak penahanan tanpa kekerasan. Ia dijadwalkan untuk menghadapi sidang di Miami pada 14 Februari.

Kehidupan Bieber di luar panggung pada satu tahun terakhir tidak mulus dengan berbagai masalah, mulai dari perkelahian dengan paparazzi di London sampai tuduhan melempari rumah tetangga dengan telur di sebuah perumahan dekat Los Angeles.

Belum jelas kapan Gedung Putih akan menanggapi petisi tersebut.

Sistem petisi tersebut diluncurkan pada 2011, dan telah memaksa Gedung Putih untuk menanggapi isu-isu ganjil seperti membangun "bintang mati" dari film-film "Star Wars" sebagai cara menciptakan pekerjaan, dan mendeportasi penyiar televisi asal Inggris Piers Morgan atas komentar anti-senjata yang diutarakannya setelah penembakan Newtown pada 2012. (Reuters)

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG