Tautan-tautan Akses

Gedung Putih dan Fraksi Republik Dukung Gagasan yang Bersaingan Soal Pagu Utang


Kepala Staf Gedung Putih William Daley yakin AS akan menyepakati pagu utang dan tidak akan menunggak utangnya.

Kepala Staf Gedung Putih William Daley yakin AS akan menyepakati pagu utang dan tidak akan menunggak utangnya.

Ketidak-pastian yang berkepanjangan soal kenaikan pagu utang menyebabkan pasaran saham di Amerika turun lagi hari Selasa.

Gedung Putih dan fraksi Republik dalam DPR mendukung gagasan yang bersaingan untuk menaikkan pagu utang negara Amerika sebelum batas waktu tanggal 2 Augustus.

Para tokoh Republik hari Selasa menangguhkan pemungutan suara dalam DPR mengenai gagasan mereka sampai setidak-tidaknya hari Kamis, setelah didapati rancangan itu tidak mencakup pemotongan anggaran yang sebesar dijanjikan.

Ketidak-pastian yang berkepanjangan menyebabkan pasaran saham di Amerika turun lagi hari Selasa.

Sementara itu, Kepala Staf Gedung Putih William Daley mengatakan ia yakin Amerika Serikat tidak akan menunggak utangnya. Daley memberitahu televisi CNBC hari Selasa bahwa ada banyak gagasan pengurangan utang dan setiap orang cemas sementara batas waktu tanggal 2 Augustus mendekat. Tetapi, ia mengatakan bahwa pada akhirnya Kongres akan melakukan apa yang benar.

Kongres dan Gedung Putih sedang berada dalam apa yang dikatakan Presiden Obama kebuntuan berbahaya atas dua gagasan yang bersaingan untuk memotong pengeluaran, sementara menaikkan batas utang sebelum pekan depan.

Gedung Putih mengatakan Obama sedang melakukan apa yang dapat dilakukan untuk mencapai kompromi, dan menyebutnya satu-satunya pilihan untuk menghindarkan penunggakan utang dan pengaruh dahsyat yang akan diakibatkannya terhadap ekonomi dunia.

Daley mengatakan sudah jelas bahwa gagasan pimpinan fraksi Republik dalam DPR, John Boehner, tidak akan lolos dalam Senat yang dikuasai partai Demokrat. Gagasan Boehner akan segera menaikkan pagu utang 1 triliun dolar sementara memotong pengeluaran dalam jumlah yang sama.

Obama lebih menyukai gagasan sesama Demokrat, pemimpin mayoritas Senat Harry Reid, yang hendak memotong 2,7 triliun dolar dan menaikkan pagu utang sampai setelah pemilu tahun depan untuk menghindarkan lagi perdebatan yang memecah-belah.

XS
SM
MD
LG