Tautan-tautan Akses

AS

Fraksi Republik di DPR Amerika Siapkan Voting untuk Posisi Ketua


Daniel Webster, anggota DPR AS dari Florida dalam seuah rapat di Orlando, Florida, 26 April 2011 (Foto: dok).

Daniel Webster, anggota DPR AS dari Florida dalam seuah rapat di Orlando, Florida, 26 April 2011 (Foto: dok).

Sebuah langkah oleh sekelompok konservatif garis keras di DPR Amerika yang dikuasai Republik berjanji akan mempersulit voting hari Kamis untuk memilih pengganti Ketua DPR John Boehner yang segera mengundurkan diri.

House Freedom Caucus hari Rabu menentukan pilihan mendukung anggota DPR dari Florida Daniel Webster untuk posisi itu, dan menolak pencalonan anggota DPR dari California Kevin McCarthy, pemimpin fraksi mayoritas DPR dan orang kedua setelah Boehner. McCarthy telah memperoleh dukungan dari mayoritas kaukus Partai Republik yang beranggotakan 247 orang.

Jika seluruh 40 anggota Freedom Caucus memberikan suara untuk Webster pada tanggal 29 Oktober nanti, beberapa saat sebelum Boehner meninggalkan Kongres, maka itu akan menggagalkan McCarthy mendapat suara yang diperlukan untuk menjadi Ketua DPR Amerika.

Boehner mengumumkan pengunduran dirinya bulan lalu setelah berkarir selama 25 tahun di DPR, dan lima tahun terakhir sebagai Ketua. Dia terus-menerus ditentang oleh kalangan konservatif garis keras – yang banyak di antaranya terpilih pada tahun 2010 dalam gelombang Tea Party yang memberi Partai Republik mayoritas di DPR Amerika – dan yang menuntut suara lebih besar dalam pengambilan keputusan dan kebijakan.

Boehner memutuskan untuk mengundurkan diri setelah menyetujui rencana jangka pendek yang membuat pemerintah terus sepenuhnya didanai setelah tanggal 30 September ketika wewenang belanja pemerintah dijadwalkan berakhir. Dalam proses itu dia menolak tuntutan untuk menghentikan dana federal untuk organisasi keluarga berencana atau kesehatan reproduksi perempuan Planned Parenthood.

Upaya untuk menghentikan dana bagi Planned Parenthood ditentang keras oleh fraksi Demokrat di kongres dan Presiden Barack Obama.

Menurut Konstitusi Amerika, Ketua DPR menjadi orang ketiga setelah wakil presiden pada garis suksesi presiden. [lt]

XS
SM
MD
LG