Tautan-tautan Akses

Foto Wartawan Jepang yang Hilang di Suriah Muncul di Internet


Wartawan Jepang Jumpei Yasuda, sebelum berangkat ke Suriah, 23 Juni 2015 (Foto: dok).

Wartawan Jepang Jumpei Yasuda, sebelum berangkat ke Suriah, 23 Juni 2015 (Foto: dok).

Jumpei Yasuda diyakini telah ditangkap oleh cabang al-Qaida, Front Nusra, setelah ia menyeberang masuk ke Suriah dari Turki bulan Juni tahun lalu, media Jepang melaporkan.

Sebuah foto yang menunjukkan wartawan Jepang yang telah hilang di Suriah hampir satu tahun dimuat di internet hari Minggu (29/5), dimana pria itu memegang plakat yang bertuliskan “ini adalah kesempatan saya yang terakhir.”

Jumpei Yasuda diyakini telah ditangkap oleh cabang al-Qaida, Front Nusra, setelah ia menyeberang masuk ke Suriah dari Turki bulan Juni tahun lalu, media Jepang melaporkan.

Dalam foto yang tidak bertanggal itu, Yasuda, 42 tahun, berambut panjang dan berjanggut, mengenakan pakaian oranye. Plakat yang dipegangnnya bertuliskan, “tolong bantu saya. Ini adalah kesempatan saya yang terakhir.”

Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida, mengatakan foto itu sedang dianalisa, tetapi mengatakan pria yang ditunjukkan dalam foto itu kemungkinan adalah Yasuda.

Juru bicara Kabinet Yoshihide Suga mengatakan kepada para wartawan pemerintah sedang melakukan apa yang dapat dilakukannya untuk membebaskan Yasuda, namun ia tidak memberi keterangan mengenai usaha pemerintah.

Yasuda, wartawan freelance, pernah disandera di Baghdad tahun 2004. Pemerintah Jepang juga merundingkan pembebasannya pada waktu itu.

Tahun lalu, ISIS memenggal kepala dua orang warga Jepang: wartawan freelance Kenji Goto dan temannya, Haruna Yukawa, pendiri sebuah perusahaan keamanan swasta. [gp]

XS
SM
MD
LG