Tautan-tautan Akses

Foto Satelit Tunjukkan Kehancuran Desa-desa Rohingya Lebih Parah


Anak-anak Rohingya mengumpulkan barang-barang yang masih bisa dipakai setelah sebuah pasar Rohingya di kota Maugndaw, Rakhine, Myanmar dibakar massa (27/10 /foto: ilustrasi).

Anak-anak Rohingya mengumpulkan barang-barang yang masih bisa dipakai setelah sebuah pasar Rohingya di kota Maugndaw, Rakhine, Myanmar dibakar massa (27/10 /foto: ilustrasi).

Organisasi HAM Human Rights Watch mengatakan bahwa kehancuran di desa-desa Rohingya jauh lebih besar dan terjadi di lebih banyak tempat daripada yang diakui pemerintah Myanmar.

Foto-foto satelit berdefinisi tinggi menunjukkan 820 kerusakan bangunan yang baru diidentifikasi bulan ini di lima desa Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine yang bermasalah di Myanmar di mana militer sedang melakukan operasi kontra-pemberontakan. Demikian dikatakan Human Rights Watch (HRW), organisasi hak asasi yang berpusat di Amerika, Senin.

HRW mendesak pemerintah agar mengundang PBB guna membantu penyelidikan yang berimbang.

“Foto-foto baru satelit yang mengkhawatirkan ini mengukuhkan bahwa kehancuran di desa-desa Rohingya jauh lebih besar dan terjadi di lebih banyak tempat daripada yang diakui pemerintah,'' ujar Brad Adams, direktur HRW untuk Asia.

Juru bicara presiden Myanmar, Zaw Htay, pekan lalu menuduh HRW berlebihan setelah merilis satu set foto satelit yang menunjukkan 430 bangunan yang hancur di tiga desa.

Ia menuduh media internasional salah melaporkan situasi di Rakhine, di mana pemerintah melancarkan operasi keamanan besar-besaran sejak sembilan polisi tewas oleh penyerang tak dikenal dalam serangan terhadap pos-pos penjagaan di desa Maungdaw, yang berbatasan dengan Bangladesh, bulan lalu.

Pemerintah mengakui menggunakan senapan helikopter untuk mendukung pasukan darat dalam operasi-operasi itu. [ka/jm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG