Tautan-tautan Akses

Fosil Dinosaurus Bercula Spesies Baru Ditemukan di Utah

  • Rosanne Skirble

Ilustrasi artis atas Nasutoceratops, yang hidup di daerah sub-tropis berawa di Amerika utara bagian barat, atau dikenal sebagai Laramidia. (Foto: Lukas Panzarin)

Ilustrasi artis atas Nasutoceratops, yang hidup di daerah sub-tropis berawa di Amerika utara bagian barat, atau dikenal sebagai Laramidia. (Foto: Lukas Panzarin)

Dinosaurus Nasutoceratops, yang fosilnya ditemukan di negara bagian Utah, hidup 76 juta tahun lalu pada periode Cretaceous.

Suatu spesies baru dinosaurus bercula telah ditampilkan di Monumen Nasional Grand Staircase Escalante di daerah berpadang pasir di wilayah selatan negara bagian Utah. Nasutoceratops, yang berarti hidung besar bercula, hidup 76 juta tahun lalu, di periode akhir Cretaceous, yang merupakan daerah sub-tropis berawa.
Scott Sampson, kurator kepala di Museum Sejarah Alam di University of Utah, memimpin ekskavasi yang menemukan apa yang menjadi cabang baru pohon keluarga dinosaurus bertanduk. Ia mengatakan bahwa tengkorak Nasutoceratops memiliki cula yang berbeda dibandingkan sepupunya yang lebih dikenal, Triceratops.

"Dinosaurus ini unik karena memiliki cula kecil di hidungnya dan cula besar panjang di atas matanya, yang sangat berbeda dengan kerabat terdekatnya, dalam kelompok dinosaurus bercula," ujarnya.
Eric Lund menemukan tengkorak Nasutoceratops pada 2006 saat ia mengikuti program pascasarjana di University of Utah. (Foto: University of Utah)

Eric Lund menemukan tengkorak Nasutoceratops pada 2006 saat ia mengikuti program pascasarjana di University of Utah. (Foto: University of Utah)

Hewan herbivora berkaki empat itu berukuran sekitar 5 meter dari kepala sampai ekor dan berberat ​2,5 ton. Sampson mengatakan bahwa penemuan itu termasuk tengkorak yang hampir lengkap sepanjang 1,5 meter dan potongan-potongan dua atau tiga tengkorak lain.
“Dengan tengkorak yang hampir komplet tersebut, ada bagian leher dan bagian punggung, dan tulang punggung," ujarnya.

"Juga ada tengkorak bahu dan tungkai depan sampai kaki dari satu ekor binatang. Jadi yang masih belum ditemukan adalah bagian belakang Nasutoceratops saat ini.”

Monumen Nasional Grand Staircase Escalante yang memiliki luas 800.000 hektar, merupakan kuburan dinosaurus besar terakhir di Amerika Serikat. Untuk sebagian besar periode Cretaceous akhir, wilayahnya merupakan laut dangkal hangat yang memanjang dari apa yang sekarang ini merupakan Laut Arktik sampai ke Teluk Meksiko, membagi Amerika Utara menjadi daratan timur dan barat, masing-masing dikenal dengan Appalachia dan Laramidia,

Laramidia berukuran sama dengan wilayah Australia saat ini. Dimulai pada 1960an, ahli paleontologi mulai melihat kelompok-kelompok besar dinosaurus yang sama di Laramidia, namun dengan spesies yang berbeda dari kelompok-kelompok di utara dan selatan.
Nasutoceratops akan ditampilkan secara permanen di Museum Sejarah Alam di Utah. Penemuan ini diumumkan di jurnal ilmiah Inggris "Proceedings of the Royal Society B."
XS
SM
MD
LG