Tautan-tautan Akses

Foley Mungkin Telah Tawarkan Diri untuk Eksekusi


James Foley (foto: dok).

James Foley (foto: dok).

Keluarga James Foley, wartawan yang dipenggal oleh ISIS, berkeyakinan bahwa ia menawarkan dirinya untuk dieksekusi untuk menyelamatkan nyawa para sandera lainnya.

Saudara laki-laki James Foley, Michael Foley, mengatakan ia yakin bahwa James mengorbankan dirinya sendiri.

Keluarga Foley berusaha mengumpulkan dana untuk uang tebusan bagi James, tapi tidak mampu mengumpulkan 130 juta dolar AS yang diminta oleh para penculiknya.

Pemerintah Amerika Serikat memiliki kebijakan untuk tidak membayar uang tebusan, sementara beberapa negara Eropa telah membayar uang tebusan jutaan dolar bagi warganya yang diculik oleh kelompok-kelompok teroris.

Beberapa hari sebelum Foley dieksekusi, ISIS mengirim email kepada keluarga Foley, mengatakan "kami tidak akan berhenti hingga kami melepaskan dahaga akan darah Anda."

Saat itu, ayah James, John Foley, mengatakan ia mengira bahwa email tersebut mensinyalkan kesempatan bagi mereka untuk menegosiasikan uang tebusan bagi kebebasan Foley. Sebelumnya, keluarga Foley tidak mendengar kabar dari para penculik James selama berbulan-bulan. John Foley mengatakan ia tidak menyadari seberapa brutal kelompok ISIS.

Keluarga Foley tidak mengetahui mengenai operasi militer AS untuk menyelamatkan anak mereka, hingga Presiden Barack Obama menelepon mereka untuk menyampaikan ucapan belasungkawa.

Keluarga Foley mengatakan mereka terhibur dengan percakapan via telepon dengan Paus Fransiskus. Keluarga Foley adalah pemeluk agama Katolik.

Foley, seorang jurnalis freelance, diculik di Suriah pada tahun 2012. ISIS berbasis di Suriah, dan di sanalah Foley kemudian dieksekusi.

XS
SM
MD
LG