Tautan-tautan Akses

Flying Dog Brewery, Tempat Pembuatan Bir Modern di Amerika

  • Arash Arabasadi

Erin Biles, juru bicara perusahaan bir Flying Dog.

Erin Biles, juru bicara perusahaan bir Flying Dog.

Flying Dog Brewery merupakan sebuah tempat pembuatan bir modern di Amerika, yang digagas pendirinya tahun 1983.

Di Amerika, sulit membayangkan kehidupan tanpa bir, terutama disini… di Flying Dog Brewery.

Tempat pembuatan bir ini mengisi 250 botol setiap menit, menurut Erin Biles, juru bicara perusahaan itu. Tidak terlalu buruk untuk sebuah tempat pembuatan bir yang digagas pendirinya setelah ekspedisi mendaki gunung tahun 1983.

Biles menuturkan, “Mereka berada di Pakistan, sebuah negara Muslim, dan mereka harus menandatangani surat pernyataan bahwa mereka adalah warga Kristen yang diijinkan minum minuman keras… dan mereka melakukannya! Mereka terpikat oleh interpretasi seniman Pakistan tentang seekor burung (dari Inggris). Akhirnya, Flying Dog menjadi simbol seluruh perjalanan mereka.”

Perjalanan itu berlanjut, karena “Flying Dog” menjual birnya di seluruh Amerika dan melintasi Atlantik menuju ke puluhan atau lebih negara-negara Eropa. Tetapi, seperti semua perjalanan, hal ini diawali dengan langkah pertama.

Biles menuturkan lagi, “Ada empat bahan utama dalam pembuatan bir. Kita harus memiliki air, malted-barley, ragi, dan bunga-bungaan yang memberi rasa asam. Jadi, untuk memulai proses itu, biji-bijian dan air dicampur menjadi satu dan kemudian sebuah alat seperti tangan, yang terbuat dari besi, berputar mengaduk cairan itu dengan barley.”

Ini terus berlangsung menjadi sesuatu yang disebut lauter tun dan memisahkan gandum dari campuran cairan baru itu, the wort.

“Kemudian cairan itu dikeringkan dari dasarnya dan tinggal biji-bijiannya saja. Ada seorang petani lokal yang datang mengambil biji-bijian ini untuk memberi makan sapi-sapinya. Lalu cairan panas ini dipindahkan ke ketel buatan kami, di mana kami menambahkan hops,” tambahnya.

Hops adalah sejenis bunga yang menambah rasa pahit dan aroma pada bir, dan ditambahkan sebanyak tiga kali dalam sekitar dua jam sebelum campuran itu siap menjadi ragi.

“Kemudian dipindahkan ke tanki fermentasi yang terbuat dari besi,” paparnya lagi.

Tanki-tanki ini baru dipasang beberapa hari sebelum kami berkunjung, dan keajaiban terjadi di dalamnya.

Lebih lanjut Biles mengatakan, “Kedua produk sampingan ragi yang menyerap semua gula fermentasi dalam bir adalah alkohol dan karbondioksida.

Kualitas bir ini kemudian diuji dalam laboratorium sebelum dikirim untuk dibotolkan. Beberapa tahapan dilakukan dengan tangan, tetapi umumnya bir dikemas oleh mesin, dengan tepat.

“Pada tahap proses ini, bir berada dalam botol. Label dipasang. Botol-botol bir berada pada ban berjalan dan dimasukkan pada paket-paket yang terbuat dari karton dan bisa dimuat enam botol bir. Bir-bir ini pun dikapalkan ke berbagai belahan dunia untuk dinikmati,” katanya lagi.

Bahkan jika Anda termasuk salah seorang yang beruntung yang dapat mengunjungi tempat pembuatan Flying Dog, Anda dapat mencicipi beberapa produk yang unik di pusat pembuatan bir tersebut.

XS
SM
MD
LG