Tautan-tautan Akses

Filipina Tahan 11 Nelayan China Dekat Kepulauan Sengketa


Foto dari udara Pulau Pagasa (Harapan), salah satu pulau di deretan kepulauan Spratly yang menjadi sengketa Filipina dan China di Laut China Selatan (Foto: dok).

Foto dari udara Pulau Pagasa (Harapan), salah satu pulau di deretan kepulauan Spratly yang menjadi sengketa Filipina dan China di Laut China Selatan (Foto: dok).

Filipina menahan 11 nelayan China, Selasa pagi (6/5) dekat Half Moon Shoal di Kepulauan Spratly, karena memiliki beberapa spesies yang dilindungi oleh undang-undang perlindungan satwa liar.

Pemerintah Filipina telah menahan 11 nelayan China dan kapal mereka di Laut Cina Selatan, yang menimbulkan kemarahan dari Beijing. Insiden itu mengancam akan memperburuk hubungan antara Beijing dan Manila, yang terlibat dalam sengketa teritorial di Laut Cina Selatan.

Para pejabat maritim Filipina mengatakan kru China itu ditangkap Selasa pagi (6/5) dekat Half Moon Shoal di Kepulauan Spratly. Orang-orang itu ditemukan memiliki ratusan kura-kura laut, beberapa spesies yang dilindungi oleh undang-undang perlindungan satwa liar Filipina.

Para pejabat Filipina mengatakan para nelayan itu dibawa ke pulau terdekat, di mana mereka akan dikenakan tuduhan, mungkin tuduhan perburuan liar atau pelanggaran lainnya.

Kementerian luar negeri China mendesak Manila agar "segera" membebaskan para nelayan itu dan menuntut penjelasan atas apa yang mereka sebut tindakan "provokatif".
XS
SM
MD
LG