Tautan-tautan Akses

Filipina Langsungkan Hari Berkabung Hormati Kematian 44 Polisi


Anggota Pasukan Khusus Filipino mengangkat jenazah korban konfrontasi dengan MILF ke dalam mobil di Maguindanao, Filipina (26/1).

Anggota Pasukan Khusus Filipino mengangkat jenazah korban konfrontasi dengan MILF ke dalam mobil di Maguindanao, Filipina (26/1).

Presiden Filipina Benigno Aquino III telah memerintahkan dilakukannya perburuan terhadap seorang tersangka pelaku teror Filipina, yang mengakibatkan terbunuhnya 44 polisi dari satuan khusus negara itu.

Filipina melangsungkan hari berkabung nasional Jumat (30/1) untuk menghormati 44 polisi dari satuan khusus yang tewas dalam konfrontasi dengan para pemberontak Front Pembebasan Islam Moro (MILF) di bagian Selatan negara itu hari Minggu lalu.

Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan, dia telah memerintahkan dilakukannya perburuan terhadap seorang tersangka pelaku teror Filipina, yang luput dari operasi anti-teroris, yang mengakibatkan terbunuhnya 44 polisi komando.

Presiden Aquino, hari Jumat (30/1), berjanji kepada sanak keluarga polisi yang terbunuh dan yang sedang berduka itu, bahwa pasukan pemerintah akan menangkap tersangka pembuat bom Abdul Basit Usman.

Aquino menambahkan, warga Malaysia Zulkifli Bin Hir, salah seoang tersangka teroris utama di Asia Tenggara, tampaknya tewas dalam operasi yang berlangsung tanggal 25 Januari lalu. Menurut para pejabat, tes DNA masih diperlukan untuk mengukuhkan identitas Zulkifli.

Pembunuhan ke-44 polisi komando dalam sebuah bentrokan dengan pemberontak Muslim tersebut, menguji persetujuan perdamaian pemerintah dengan pemberontak. Tetapi Aquino dan para pemimpin pemberontak tetap berkomitmen untuk memelihara persetujuan yang ditandatangani tahun lalu itu.

XS
SM
MD
LG