Tautan-tautan Akses

Filipina Kuburkan Korban Topan Haiyan yang Tewas dalam Kuburan Massal


Para tentara menutup kantong jenazah korban topan Haiyan setelah diidentifikasi oleh keluarga mereka di kota Tacloban, Filipina Tengah (13/11).

Para tentara menutup kantong jenazah korban topan Haiyan setelah diidentifikasi oleh keluarga mereka di kota Tacloban, Filipina Tengah (13/11).

Sebuah kota di Filipina tengah telah mulai menguburkan puluhan korban tewas dalam kuburan massal, sementara para korban Topan Haiyan yang selamat menunggu tibanya bahan bantuan darurat.

Jumlah yang tewas akibat topan hari Jumat lalu mencapai 2.357 dan dipastikan akan terus bertambah. Di kota Tacloban yang paling parah dilanda topan, banyak mayat yang mulai membusuk masih terbaring di jalan atau tertimbun puing-puing.

Sebagian mayat-mayat itu diturunkan hari Kamis ke dalam lubang besar di luar kota itu. Tidak ada upacara resmi dan tidak jelas apakah seluruh mayat-mayat itu sudah diidentifikasi.

Sementara itu, ratusan ribu pengungsi kekurangan pangan, air dan kebutuhan dasar lainnya. Sebagian melakukan penjarahan untuk bertahan hidup. Seorang korban mengatakan ia belum menerima bantuan apapun, enam hari setelah topan melanda.

Pimpinan urusan kemanusiaan PBB Valerie Amos, yang mengunjungi Tacloban hari Rabu, mengatakan ia sangat gusar karena bantuan belum mencapai setiap orang yang membutuhkan, dan mengakui “kita telah mengecewakan orang-orang.”

Meskipun jumlah bahan bantuan yang dikirimkan ke daerah-daerah yang dilanda bencana itu telah makin meningkat, kebanyakan tertahan di bandara atau daerah lain karena kurangnya bahan bakar dan karena jalan-jalan terhambat oleh puing-puing.

Situasi diperkirakan akan membaik kemudian hari ini dengan tibanya kapal induk USS George Washington dan beberapa kapal Amerika lainnya, yang mengangkut pesawat terbang dan helikopter yang bisa digunakan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil.
XS
SM
MD
LG