Tautan-tautan Akses

Filipina Ingin Tarik Lebih Banyak Turis ke Kasino

  • Jason Strother

Situasi di Resor Kasino Solaire di Pasay city, Metro Manila, Filipina. (Reuters/Cheryl Ravelo)

Situasi di Resor Kasino Solaire di Pasay city, Metro Manila, Filipina. (Reuters/Cheryl Ravelo)

Filipina ingin menjadi seperti Makau dan berharap menarik lebih banyak turis untuk menghabiskan uang di dalam kasino-kasino barunya.

Pariwisata adalah industri miliaran dolar di Filipina. Hampir lima juta turis asing berkunjung ke negara itu tahun lalu, barangkali karena pantai-pantai tropisnya. Namun Filipina berharap menarik lebih banyak pengunjung untuk tinggal di dalam ruangan dan menghabiskan uang di dalam kasino-kasino barunya.

Ketika pengunjung internasional tiba di ibukota Filipina, mereka tidak perlu pergi jauh-jauh untuk mencapai kasino.

Entertainment City terletak dekat bandar udara internasional. Dua dari empat kasino yang direncanakan dibangun sudah buka, termasuk resor baru, City of Dreams.

Ketika dibuka pada Februari, para pejabat terkait mengatakan kompleks hotel dan kasino ini akan membantu mengubah Manila menjadi Makau, yang selama ini merupakan pusat berjudi di Asia.

Penulis perjalanan dari Manila, Carlo Velasco mengatakan, kotanya masih perlu waktu lama untuk mewujudkan hal tersebut. Namun ia mengatakan lebih banyak kasino dapat menguntungkan bagi ekonomi lokal.

"Memang kita perlu menciptakan atau melakukan diversifikasi pariwisata di Manila. Seperti yang Anda lihat, tujuan wisata di Manila terbatas dalam hal daya tarik untuk pasar internasional," ujar Velasco.

Agar industri judi di Manila berhasil, Velasco mengatakan penjudi asing adalah penting.

"Kasino-kasino di Filipina harus menarik orang kaya dan sebagian besar dari mereka datang dari pasar internasional, terutama China," ujar Velasco.

Pelancong China merupakan turis terbanyak keempat yang datang ke Filipina pada 2014. Beberapa pengamat mengatakan ini pasar yang tidak boleh dilewatkan oleh negara itu.

Edieser De la Santa, dosen di Asian Institute of Tourism di University of the Philippines, mengatakan turis China membelanjakan banyak uang dan diperkirakan oleh Organisasi Pariwisata Dunia akan menjadi pasar pariwisata teratas di dunia.

​Namun sejak Beijing mengeluarkan peringatan perjalanan untuk Filipina akhir tahun lalu, jumlah turis China telah berkurang.

De la Santa mengatakan langkah itu kemungkinan besar untuk membalas sengketa wilayah dengan Manila di Laut China Selatan.

​Meskipun demikian, kasino City of Dreams tampaknya tidak khawatir dengan penurunan kelompok-kelompok tur China. Para perwakilannya mengatakan mereka fokus pada pasar domestik dan menarik penjudi Asia lainnya.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG