Tautan-tautan Akses

AS

FBI Keluarkan Rincian Insiden Penembakan di Markas AL Amerika


FBI menunjukkan Aaron Alexis membawa senapan laras panjang Remington 870 di dalam gedung Angkatan Laut AS saat terjadinya penembakan (16/9).

FBI menunjukkan Aaron Alexis membawa senapan laras panjang Remington 870 di dalam gedung Angkatan Laut AS saat terjadinya penembakan (16/9).

FBI dan beberapa wakil badan federal dan lokal mengungkapkan rincian penyelidikan mereka dalam konferensi pers hari Rabu (25/9) di Washington.

Biro Penyidik Federal Amerika FBI mengatakan tidak ada indikasi bahwa penembak yang menewaskan 12 orang pekan lalu di Navy Yard Washington menarget orang-orang tertentu.

FBI dan beberapa wakil badan federal dan lokal mengungkapkan rincian penyelidikan mereka dalam konferensi pers hari Rabu di Washington.

Aaron Alexis – bekas anggota pasukan cadangan Angkatan Laut dan kontraktor teknologi informasi yang berusia 34 tahun – tewas dalam tembak menembak dengan polisi di Navy Yard, yang terletak hanya beberapa blok dari gedung Capitol.

Para penyelidik mengatakan Alexis bertindak sendirian dan mereka terus menyelidiki latar belakang dan sebab-sebab mengapa ia melakukan hal itu. Tetapi mereka mengatakan Alexis memiliki sejarah isu kesehatan jiwa yang terdokumentasi lengkap.

Bukti menunjukkan bahwa pikirinnya dipengaruhi oleh gelombang-gelombang frekuensi sangat rendah – yang dikenal sebagai gelombang ELF. Alexis menulis kalimat “senjata ELF-ku” pada senapan yang digunakannya dalam penembakan membabibuta itu.

Tim penyelidik juga mengeluarkan rekaman video pemantau ketika Alexis berada di dalam gedung di Navy Yard.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG