Tautan-tautan Akses

AS

FBI Ingin Tanyai 2 Pria Penemu Koper Alat Peledak di New York


Para penyelidik FBI mengumpulkan barang bukti di lokasi ledakan di kawasan Chelsea, Manhattan, New York hari Minggu (18/9).

Para penyelidik FBI mengumpulkan barang bukti di lokasi ledakan di kawasan Chelsea, Manhattan, New York hari Minggu (18/9).

Biro Penyidikan Federal, FBI, meminta bantuan publik untuk menemukan lokasi dua laki-laki yang diduga menemukan satu koper di pinggir jalan di New York yang berisi sebuah alat peledak yang mungkin terkait dengan tersangka pemboman hari Sabtu (17/9) di New York dan New Jersey.

FBI hari Rabu (21/9) mengeluarkan pernyataan dan foto dua laki-laki yang diambil hari Sabtu (17/9) pada jam yang sama ketika sebuah bom meledak. FBI mengatakan kedua laki-laki itu mengambil koper yang ditempatkan hanya empat blok dari lokasi pemboman di New York, dan meninggalkan alat peledak di dalamnya. Alat itu tidak meledak.

Dalam konferensi pers hari Rabu, tim penyidik mengatakan kedua laki-laki itu dicari hanya sebagai saksi mata.

Sebelumnya tim penyidik federal mengatakan tersangka pemboman di New York dan New Jersey telah didakwa dengan tuduhan menggunakan senjata pemusnah massal dalam serangan akhir pekan lalu itu. Ditambahkan, tersangka telah membeli komponen bahan peledak melalui online di eBay dan menggunakan telefon seluler sebagai pemicu yang dibelinya di sebuah toko yang terletak 500 meter dari alamat yang pernah didaftarkannya sebagai alamat rumahnya.

Rincian ini disebut dalam dakwaan yang diumumkan kepada publik hari Selasa (20/9), yang menjabarkan beragam gugatan federal terhadap Ahmad Khan Rahami yang berusia 28 tahun. Sebagian besar dakwaan titu bisa membuatnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. [em/ds]

XS
SM
MD
LG