Tautan-tautan Akses

Farid Alhadi, Musisi Muslim AS Keturunan Indonesia


Farid Alhadi, musisi muslim AS keturunan Indonesia (foto: courtesy).

Farid Alhadi, musisi muslim AS keturunan Indonesia (foto: courtesy).

Seorang musisi Muslim Amerika keturunan Indonesia, mendedikasikan dirinya untuk menggubah dan menciptakan lagu religi yang dikemas dalam musik yang nge-pop.

Berawal dari keinginannya membuat musik religi dengan nuansa pop, penyanyi rap Muslim Farid Alhadi mengganti lirik lagu-lagu populer dengan tema Islami, seperti lagu Miley Cyrus, "We Can’t Stop", yang diubah liriknya menjadi "We Can’t Stop Loving Allah".

Lagu "Call Me Maybe" yang dipopulerkan oleh Carly Rae Jepsen, dimodifikasi menjadi "Insha Allah Maybe". Dan terkait puasa, lagu Daft Punk featuring Pharrell Williams berjudul "Get Lucky" diparodikan menjadi "Get Hungry".

“Sebagai Muslim yang dibesarkan di Amerika, seringkali saya ingin mendengar lagu religi yang terkait dengan identitas saya. Tapi saya hanya menemukan lagu-lagu yang liriknya bukan Bahasa Inggris atau nasyid, tidak apa-apa, tapi saya ingin mencari musik yang pop kontemporer. Kemudian saya menyadari saya punya bakat dalam bermusik, lalu saya mulai membuat musik yang dekat dengan musik pop,” ujar Farid.

Farid Alhadi adalah musisi dan produser kelahiran San Jose, California. Darah Indonesia mengalir dari ayahnya yang berasal dari Sumatera, sementara ibunya dari Singapura. Dia mempelajari musik secara otodidak sejak kecil. Dan mulai mendalaminya secara serius pada 2006.

“Dalam membuat lirik, biasanya saya memikirkan isu-isu yang saya hadapi sebagai Muslim. Cukup mudah. Saya catat isu-isu yang ingin saya ekspresikan, lalu saya terjemahkan menjadi lirik,” ujarnya.

Tak hanya meminjam lagu musisi lain, seniman yang menetap di Santa Clara, California ini juga menciptakan lagu-lagu sendiri. Album terbarunya, "Bismillah Deluxe Version", berisi 16 lagu Islami bernuansa pop - R&B, yang dijual secara daring.

“Lagu-lagunya 95 persen ditulis, diproduseri dan dimainkan oleh saya sendiri. Saya juga menyelipkan lagu bonus yang saya kolaborasikan dengan musisi lain,” paparnya.

Karena dedikasinya dalam membuat musik religi, namanya tercatat dalam Museum Sejarah Islam di Amerika.

Lebih jauh tentang Farid Alhadi dapat dilihat disini http://faridmusic.com.

XS
SM
MD
LG