Tautan-tautan Akses

Eropa Sambut Hati-hati Berita Terbunuhnya Bin Laden

  • Lisa Bryant

Perdana Menteri Inggris David Cameron tampil dalam Andrew Marr Show yang ditayangkan stasiun BBC, Minggu (1/5).

Perdana Menteri Inggris David Cameron tampil dalam Andrew Marr Show yang ditayangkan stasiun BBC, Minggu (1/5).

Para pemimpin dan pakar Eropa menyambut baik berita kematian Osama bin Laden, tapi masih berhati-hati dengan ancaman terorisme.

Eropa segera bereaksi terhadap pengumuman Presiden Barack Obama bahwa pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden tewas.

Di Inggris, Perdana Menteri David Cameron mengatakan berita tersebut disambut di seluruh negeri. "Tentu saja, ini tidak menandai akhir dari ancaman teror ekstrimis yang kita hadapi. Memang, kita harus waspada dalam beberapa minggu mendatang. Tapi ini, saya yakin, sebuah langkah besar ke depan."

Rusia, Jerman, Italia dan Perancis juga memuji pasukan Amerika yang membunuh bin Laden. Tetapi banyak orang, seperti Menteri Luar Negeri Perancis Alain Juppe, juga memberikan pesan waspada.

Dalam sambutannya di radio Perancis, Juppe mengatakan dunia harus lebih waspada dari sebelumnya. Juppe mencatat serangan bom di kota Marrakesh, Maroko, hanya beberapa hari lalu menewaskan sedikitnya 14 orang.

Petugas keamanan menjaga ketat Kedutaan Besar AS di Madrid, Senin (2/5).

Petugas keamanan menjaga ketat Kedutaan Besar AS di Madrid, Senin (2/5).

Sementara bin Laden dikaitkan dengan serangan teroris 2001 di Amerika, Al-Qaida juga dituduh bertanggungjawab atas pemboman kereta api tahun 2004 di Spanyol yang menewaskan 191 orang. Jaringan Al-Qaida, juga disebut bertanggungjawab atas pemboman di London tahun 2005 yang menewaskan 52 orang.

Maha Azzam adalah analis Timur Tengah untuk Chatham House, organisasi think tank yang berbasis di London. "Meskipun ini terlihat sebagai kemenangan bagi banyak orang di Amerika, ini juga kemenangan bagi banyak orang di Eropa. Momok terorisme dari Al-Qaida telah menghantui Eropa selama satu dekade dan karena itu, penghapusan simbol yang sangat penting ini dilihat sebagai langkah penting untuk menumpas Al-Qaida," kata Azzam.

Analis Perancis Philippe Moreau Defarges berpendapat bin Laden sebagai orang kuno, yang tidak dapat mempengaruhi politik dunia. Tambahnya, itu dapat dilihat dalam protes-protes di Arab saat ini, di mana sebagian besar Al-Qaida terpinggirkan.

Sementara itu, badan kepolisian internasional yang berpusat di Perancis, Interpol, mendesak kewaspadaan yang lebih besar sehubungan dengan meningkatnya resiko terorisme akibat kematian bin Laden.

XS
SM
MD
LG