Tautan-tautan Akses

AS

Mantan Dubes AS: Era Trump, Jangan Harap Kesabaran Hadapi Ancaman Korut


Duta Besar Christopher Hill, mantan diplomat senior semasa pemerintahan Presiden George W. Bush (foto: dok).

Duta Besar Christopher Hill, mantan diplomat senior semasa pemerintahan Presiden George W. Bush (foto: dok).

Presiden terpilih Donald Trump diperkirakan akan secara sepihak menyetujui serangan militer untuk memusnahkan misil balistik antar-benua Korea Utara.

Seorang mantan diplomat senior semasa pemerintahan Presiden George W. Bush mengatakan Presiden terpilih Donald Trump akan dengan cepat dan secara sepihak menyetujui serangan militer mendahului serangan yang mungkin dilakukan oleh Korea Utara untuk memusnahkan misil balistik antar-benua yang dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir milik negara itu.

Duta Besar Christopher Hill, yang memimpin delegasi Amerika untuk Pembicaraan Enam Negara mengenai isu-isu nuklir Korea Utara sepuluh tahun lalu, mengatakan, “Korea Utara perlu memahami bahwa akan ada sheriff baru di kota Washington.”

Hill, yang kini menjabat sebagai Dekan Josef Korbel School of International Studies di University of Denver, berada di Seoul hari Senin (14/11) untuk berpidato dalam konferensi yang diselenggarakan oleh pemerintah Korea Selatan mengenai prospek perdamaian dan unifikasi di Semenanjung Korea.

Dengan menekankan kesediaan Presiden terpilih untuk bertindak melawan ancaman yang dianggap segera muncul dari Korea Utara, Hill berusaha meyakinkan mitra-mitra Amerika di Asia Timur bahwa Amerika akan tetap berkomitmen untuk wilayah itu dalam pemerintahan Trump.

Korea Utara telah mempercepat program pengembangan nuklirnya tahun ini dengan melakukan dua uji coba nuklir dan beberapa kali peluncuran rudal. Para pakar percaya bahwa dalam lima tahun ke depan Pyongyang akan mengembangkan kemampuan untuk meluncurkan rudal jarak jauh antar benua yang dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir mini. [lt]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG