Tautan-tautan Akses

Emosi dan Kreativitas Terkait Erat


Eric Soriano mendengarkan musik lewat headphone (Foto: ilustrasi)

Eric Soriano mendengarkan musik lewat headphone (Foto: ilustrasi)

Musik mampu membangkitkan segala macam emosi dalam hati pendengar, dan dalam benak komposer.

Kajian atas pemindaian otak seniman kreatif, yang merangkai musik, rap atau menggambar karikatur, menunjukkan penonaktifan bagian otak yang terlibat dalam perencanaan dan pemantauan perilaku. Menurut peneliti, ini adalah tanda "bentuk aliran" yang membebaskan impuls kreatif.

Kajian baru terhadap pianis jazz menunjukkan penonaktifan yang lebih besar di wilayah itu ketika mereka sedang merangkai melodi untuk menyalurkan emosi bahagia, dibanding emosi sedih atau negatif. Improvisasi musik muram mengaktifkan daerah penghargaan dalam otak, yang memperkuat perilaku yang mengarah pada hasil yang menyenangkan. Itu bisa berarti "orang lebih mudah masuk dalam 'alur,' yang membahagiakan" ujar Malinda McPherson, ketua penelitian itu. "Ini menunjukkan kemungkinan adanya mekanisme berbeda mengapa bisa menyenangkan untuk merangkai musik yang bahagia dibanding musik sedih."

"Intinya adalah, emosi penting," ujar penulis senior Charles Limb. Kajian tentang seluk-beluk saraf kreativitas itu terbit dalam Scientific Reports. [ka/al]

XS
SM
MD
LG