Tautan-tautan Akses

Ebola Menurun, Guinea akan Buka Kembali Sekolah-sekolah


Anak-anak ekspatriat di American International School di Conakry, Guinea, menikmati istirahat makan siang mereka di sekolah (foto: dok).

Anak-anak ekspatriat di American International School di Conakry, Guinea, menikmati istirahat makan siang mereka di sekolah (foto: dok).

Guinea telah mengumumkan bahwa semua sekolah akan dibuka kembali pada hari Senin, menyusul tanda-tanda bahwa epidemi Ebola di Afrika Barat mulai mereda.

Sekolah-sekolah telah ditutup selama berbulan-bulan di Guinea, Liberia dan Sierra Leone untuk mencegah penularan virus Ebola, yang menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Hari Rabu, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mengatakan Guinea telah melaporkan jumlah terendah mingguan kasus baru Ebola sejak pekan yang berakhir 17 Agustus. Penurunan serupa dilaporkan terjadi di Liberia dan Sierra Leone, dan WHO mengatakan masing-masing dari ketiga negara itu kini memiliki kapasitas yang cukup untuk mengisolasi dan mengobati pasien masing-masing.

Menurut data terbaru WHO, Ebola telah menewaskan 8.444 orang di tiga negara, dari lebih dari 21.000 kasus.

Kepada penanggulangan Ebola PBB, Dr. David Nabarro, mengatakan angka terbaru itu merupakan “kabar sangat baik” tetapi memperingatkan epidemi belum berakhir. Dalam wawancara dengan Associated Press, Nabarro memperingatkan masih ada tempat-tempat di mana virus ini menyebar.

Dia mengatakan kuncinya adalah membuat masyarakat mengubah ritual penyembuhan tradisional dan praktek pemakaman dimana terjadi kontak orang sehat dengan cairan tubuh korban.

XS
SM
MD
LG