Tautan-tautan Akses

Survei Terbaru: Dukungan bagi Romney dan Obama Sama Kuat

  • Tony Hotland

Survey terbaru New York Times dan CBS News yang dirilis Rabu (18/4) menunjukkan baik Obama dan Romney memperoleh 46 persen suara.

Survey terbaru New York Times dan CBS News yang dirilis Rabu (18/4) menunjukkan baik Obama dan Romney memperoleh 46 persen suara.

Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan kontestan terkuat Partai Republik untuk kursi presiden, Mitt Romney, kini mendapat dukungan sama besar dengan Presiden Barack Obama.

Jajak pendapat oleh harian The New York Times dan CBS News yang dirilis Rabu menunjukkan baik Obama dan Romney memperoleh 46 persen suara pemilih terdaftar jika pemilu dilangsungkan saat ini. Survei yang sama bulan lalu menunjukkan Obama unggul tipis 47 persen berbanding 44 persen.

Survei ini dilakukan antara 13 dan 17 April, beberapa hari setelah saingan terberat Romney, Rick Santorum, mundur dari pertarungan. Dengan mundurnya Santorum, hampir dipastikan Romney akan menjadi calon presiden Partai Republik. Masih ada dua kontestan lain yang bersaing, tetapi perolehan dukungan mereka amat jauh tertinggal.

Survei tersebut menyusul beberapa survei lain dalam dua minggu ini, termasuk oleh perusahaan riset Gallup, dimana Romney unggul tipis, dan Pew Research Center, yang menunjukkan Obama unggul 4 persen. Berbagai hasil ini memberi gambaran makin ketatnya persaingan antara Obama dan Romney menjelang pemilu November nanti.

Berdasarkan rincian berbagai jajak pendapat tersebut, Obama jauh unggul di kalangan kaum minoritas dan perempuan kulit putih bergelar sarjana. Tetapi dukungan baginya tampak menurun di kalangan kulit putih, terutama laki-laki bergelar sarjana dan perempuan tanpa gelar sarjana.

Sementara itu dukungan bagi Romney di kalangan Partai Republik naik, menurut survei The New York Times dan CBS News. Limapuluhempat persen pemilih Partai Republik mengatakan akan memilihnya, jauh berbeda dari 30 persen bulan lalu menurut survei yang sama.

Hari Rabu, Obama berada di negara bagian kelahiran Romney, Michigan, guna mengumpulkan dana untuk pencalonannya. Menurut CNN, salah satu acara dalam jadwal adalah di museum Henry Ford – tempat Romney mula-mula mengumumkan pencalonan sebagai presiden tahun 2008.

Dalam kampanyenya, Obama fokus membahas masalah ekonomi dan reformasi pajak. Salah satu inti kampanyenya adalah kenaikan pajak bagi warga Amerika yang berpenghasilan minimal satu juta dollar per tahun – isu yang ditentang Partai Republik.

“Di negara ini, kesejahteraan tidak pernah berasal dari segelintir orang kaya turun ke bawah. Kesejahteraan selalu datang dari bawah ke atas, dari kelas menengah yang kuat dan terus tumbuh,” kata Obama.

Pada hari yang sama, Romney dijadwalkan berpidato di Charlotte – lokasi konvensi Partai Demokrat bulan September nanti. Dengan pencalonan hampir pasti diperoleh, Romney mulai berkampanye mengecam kebijakan Presiden Obama termasuk reformasi pajak.

“Presiden kini tur ke seluruh Amerika, menawarkan peningkatan pajak bagi investasi dan orang kaya. Kongres tidak butuh lebih banyak uang untuk dihabiskan, Kongres harus menggunakan uang yang sudah ada,” sindir Romney.

Hari Rabu, Romney juga memperoleh dorongan baru setelah gubernur negara bagian Indiana, Mitch Daniels, menyatakan dukungan baginya. Daniels sempat mempertimbangkan ikut pencalonan presiden dan kini disebut akan menjadi calon wakil presiden Romney.

Dukungan Daniels menyusul sejumlah tokoh penting lain Partai Republik yang memberikan dukungan bagi Romney dalam beberapa minggu ini, termasuk dua pemimpin Partai Republik di Kongres serta gubernur Pennsylvania dan Wyoming.
XS
SM
MD
LG