Tautan-tautan Akses

AS

Dubes Guinea untuk AS Siksa Puterinya Sendiri


Duta Besar Guinea Khatulistiwa untuk AS, Ruben Maye Nsue Mangue (kanan) saat bertemu Presiden Obama di Gedung Putih (foto: dok).

Duta Besar Guinea Khatulistiwa untuk AS, Ruben Maye Nsue Mangue (kanan) saat bertemu Presiden Obama di Gedung Putih (foto: dok).

Dubes Guinea untuk AS diduga memukuli puterinya dengan kaki kursi kayu tetapi tidak ditangkap karena memiliki kekebalan diplomatik.

Polisi di pinggiran kota Washington mengatakan Duta Besar Guinea Khatulistiwa untuk Amerika diduga memukuli putrinya dengan kaki kursi kayu tetapi tidak akan ditangkap karena ia memiliki kekebalan diplomatik.

Polisi Wilayah Arlington mengatakan mereka menanggapi panggilan darurat awal pekan ini untuk menyelidiki “luka berbahaya akibat pukulan” di kediaman diplomatik negara itu.

Setelah mewawancarai orang-orang di rumah itu, pihak berwenang mengatakan "tersangka utama" diidentifikasi sebagai Duta Besar Ruben Maye Nsue Mangue, yang menjabat sejak tahun lalu sebagai utusan tertinggi Guinea Khatulistiwa di Amerika.

Polisi mengatakan gadis belasan tahu itu menderita “luka signifikan” pada kepalanya, mata memar dan bengkak dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Dengan kekebalan diplomatik, pada duta besar yang mewakili negara mereka di luar negeri dilindungi dari penangkapan, umumnya berdasarkan teori bahwa mereka tidak harus tunduk pada tuntutan karena pelanggaran-pelanggaran kecil, seperti melanggar peraturan parkir, saat bertugas di luar negeri. Tapi kekebalan juga berlaku bagi tuduhan yang lebih serius.

Polisi Arlington mengatakan mereka memberitahu Departemen Luar Negeri Amerika tentang kejadian itu. Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan “sangat prihatin dengan dugaan penyiksaan itu.”

XS
SM
MD
LG