Tautan-tautan Akses

AS

3 Senator AS: Dubes AS untuk PBB Beri Keterangan Salah soal Benghazi


Dari kiri: Senator Kelly Ayotte, Senator John McCain, dan Senator Lindsey Graham berbicara kepada media setelah pertemuan tertutup dengan Dubes AS untuk PBB, Susan Rice, Selasa (27/11).

Dari kiri: Senator Kelly Ayotte, Senator John McCain, dan Senator Lindsey Graham berbicara kepada media setelah pertemuan tertutup dengan Dubes AS untuk PBB, Susan Rice, Selasa (27/11).

Pertemuan tertutup itu dinilai sebagai upaya Susan Rice memperoleh dukungan para legislator untuk menduduki jabatan Menlu AS menggantikan Hillary Clinton.

Tiga senator Amerika mengatakan mereka masih risau oleh keterangan yang diberikan oleh Susan Rice, duta besar Amerika untuk PBB mengenai serangan di konsulat Amerika di Benghazi, Libya.

Ketiga senator dari Partai Republik itu John McCain yang mewakili negara bagian Arizona , Lindsey Graham mewakili negara bagian South Carolina dan Kelly Ayotte yang mewakili negara bagian New Hampshire berkata demikian setelah pertemuan tertutup hari Selasa dengan Rice yang kemungkinan akan menjadi calon Menteri Luar Negeri berikutnya.

Ketiga senator itu mengatakan Rice memberi informasi salah mengenai serangan 11 September yang menewaskan duta besar Amerika Christopher Stevens dan tiga warga Amerika lainnya. Ayotte mengatakan jelas setelah serangan itu bahwa mereka yang terlibat terkait al-Qaida.

Dalam pernyataan setelah pertemuan itu Rice mengatakan ia tidak bermaksud menyesatkan warga Amerika. Ia mengatakan arahan yang diberikan oleh komunitas intelijen tidak benar dan bahwa tidak ada demonstrasi sebelum serangan di Benghazi.

Lima hari setelah serangan itu, Rice mengatakan melalui acara televisi Amerika bahwa penyelidikan awal intelijen mengacu pada demonstrasi “spontan” yang dipicu oleh sebuah video anti Islam. Ia mengatakan demonstrasi itu menarik perhatian militan yang bersenjata berat.

Rice mengatakan adalah “penilaiannya yang terbaik” bahwa serangan itu tidak direncanakan sebelumnya. Pejabat-pejabat intelijen kemudian memberitahu Kongres AS bahwa pemerintahan Obama mengetahui beberapa hari sebelum pernyataan Rice bahwa serangan itu adalah serangan teroris.

Tetapi laporan lain media Amerika dari rapat tertutup Kongres itu menyebutkan rincian tentang kemungkinan keterlibatan al-Qaida dirahasiakan dari poin-poin pembicaraan yang digunakan CIA dan diberikan kepada Rice pada hari-hari setelah serangan itu.

Awal bulan ini, kantor berita Associated Press mengutip anggota Kongres yang ikut rapat, melaporkan seseorang dalam pemerintah berusaha merahasiakan dugaan peran al-Qaida dari pandangan publik guna melindungi sumber-sumber rahasia.
XS
SM
MD
LG