Tautan-tautan Akses

Dubes AS di PBB Tuduh Rusia Curi Krimea


Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power dalam sidang Dewan Keamanan PBB di New York mengenai Ukraina (19/3). (AFP/Stan Honda)

Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power dalam sidang Dewan Keamanan PBB di New York mengenai Ukraina (19/3). (AFP/Stan Honda)

Samantha Power mengatakan “maling dapat mencuri harta benda, tetapi itu tidak memberi hak kepemilikan kepada maling tersebut.”

Duta Besar Amerika di PBB, Samantha Power, telah menyamakan pengambilalihan semenanjung Krimea Ukraina oleh Rusia dengan pencurian, dan mengatakan “maling dapat mencuri harta benda, tetapi itu tidak memberi hak kepemilikan kepada maling tersebut.”

Ucapan Power dalam sidang darurat Dewan Keamanan mengenai Ukraina Rabu (19/3) itu segera mendapat tanggapan tajam dari Duta Besar Rusia Vitaly Churkin, dengan mengatakan: ”Penghinaan terhadap negara kami ini sama sekali tidak dapat diterima.”

Kecam-mengecam ini terjadi dalam sidang darurat Dewan Keamanan ke delapan mengenai Ukraina dalam tiga minggu ini. Rapat itu sekali lagi mengisolasi Churkin sebagai diplomat dalam Dewan yang seorang diri membela tindakan Rusia mencaplok Krimea.

Churkin juga memperingatkan Amerika Serikat bahwa kecaman terbukanya atas peranan Rusia di Krimea dapat membahayakan kerjasama Rusia di masa depan mengenai masalah lain yang dihadapi Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara itu.

Rusia tidak memberi penjelasan lebih jauh. Tetapi, kerjasama antara Washington dan Moskow adalah kunci untuk usaha internasional yang bertujuan untuk mengatur pembicaraan perdamaian Suriah. Kedua negara juga terlibat dalam perembukan yang bertujuan untuk mengakhiri konfrontasi internasional atas program nuklir Iran.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG