Tautan-tautan Akses

Kritisi Referendum, Dubes AS di Italia Dikecam


Italia akan mengadakan referendum untuk mendukung atau menolak pemerintahan Perdana Menteri Matteo Renzi (foto: dok).

Italia akan mengadakan referendum untuk mendukung atau menolak pemerintahan Perdana Menteri Matteo Renzi (foto: dok).

Komentar Dubes AS untuk Italia John Phillips soal referendum dikecam banyak pihak sebagai intervensi Amerika terhadap urusan dalam negeri Italia.

Duta Besar Amerika untuk Italia John Phillips menjadi pusat kecaman politik hari Rabu (14/9) setelah mengingatkan bahwa penolakan dalam referendum mendatang tentang perubahan konstitusi Italia akan merugikan peluang negara itu dalam menarik investasi Amerika.

Referendum itu telah menjadi momentum untuk mendukung atau menolak pemerintahan Perdana Menteri Matteo Renzi, yang mengatakan perlu dilakukan perubahan konstitusi untuk mengakhiri instabilitas politik yang kronis di Italia. Renzi telah mempertaruhkan pemerintahannya dalam referendum, yang menurut sejumlah jajak pendapat menunjukkan hasil yang tidak pasti.

Sejumlah anggota parlemen yang mendukung suara “menolak” dalam referendum itu mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Untuk Italia John Phillip sebagai intervensi Amerika terhadap urusan dalam negeri Italia. Lainnya menyerukan pengusirannya.

Bahkan Presiden Italia Sergio Mattarella ikut angkat bicara dengan mengatakan bahwa merupakan kedaulatan warga Italia untuk memutuskan hasil referendum tersebut.

John Phillips menyampaikan pernyataannya dalam sebuah diskusi panel di Pusat Studi Amerika di Roma hari Selasa (13/9). Ia mengatakan kepada menteri luar negeri Italia dan sejumlah hadirin lainnya bahwa stabilitas politik merupakan hal penting untuk mendapatkan investasi Amerika.

Meskipun mengatakan bahwa pilihan terserah kepada para pemilih Italia, John Phillip menambahkan bahwa Amerika yakin perubahan yang diusulkan “akan membawa harapan dan kesempatan nyata bagi stabilitas pemerintah selanjutnya”. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG