Tautan-tautan Akses

Dua Perempuan Vietnam Bantu Terdakwa Gadis Vietnam di Malaysia


Dua terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong-nam: Doan Thi Huong (kiri) dan Siti Aisyah.

Dua orang perempuan terkenal Vietnam sedang berusaha di luar saluran resmi pemerintah untuk memperoleh perlakuan yang lebih baik bagi perempuan Vietnam yang didakwa dalam pembunuhan kakak-tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

“Saya tidak ingin melihat seorang perempuan Vietnam tanpa perlindungan hukum yang diperlukan,” kata Le Hoai Anh, seorang pengusaha wanita Kota Ho Chi Minh yang perusahaan HAL Group-nya menyalurkan produk-produk kecantikan dan peralatan spa, kepada VOA melalui telepon mengenai usahanya untuk membantu Doan Thi Huong.

Menurut tulisan-tulisan di media sosial, banyak warga Vietnam yakin pemerintah mereka tidak berbuat cukup untuk membantu Doan.

“Tidak ada dalam pemerintahan yang melakukan apapun untuk membantunya,” kata Nguyen Hoang Anh, seorang dosen di Universitas Perdagangan Luar negeri di Hanoi, kepada VOA melalui telepon.

Dia juga sedang menggalang dana untuk membantu Doan.

“Kelihatannya orang satu-satunya yang telah bertemu dengan Doan adalah wakil dari kedutaan Vietnam. Saya merasa pasti Doan sangat kesepian dalam krisis ini,” tambahnya.

Le dan Nguyen dengan cepat berhasil menggalang dana lebih dari $10 ribu atau lebih dari penghasilan tahunan seorang pekerja Vietnam. Mereka mengatakan kepada VOA bahwa mereka telah menghubungi keluarga Doan untuk membicarakan pembiayaan kunjungan mereka untuk menemui Doan dan memilih seorang pengacara untuk membantunya.

Doan, dan Siti Aisyah, seorang perempuan Indonesia, dituduh mengusapkan racun terlarang VX pada wajah Kim Jong Nam di ruang keberangkatan bandara internasional Kuala Lumpur tanggal 13 Februari.

Gambar-gambar kedua perempuan itu terekam dengan agak kabur pada video keamanan bandara. [gp]

XS
SM
MD
LG