Tautan-tautan Akses

Dua Ledakan di Chad Tewaskan 3 Orang


Serangan bunuh diri oleh militan Boko Haram di Ndjamena, ibukota Chad, bulan Juni lalu (foto: dok). Chad kembali dilanda serangan bom bunuh diri yang diduga dilakukan Boko Haram, Minggu 8/11.

Serangan bunuh diri oleh militan Boko Haram di Ndjamena, ibukota Chad, bulan Juni lalu (foto: dok). Chad kembali dilanda serangan bom bunuh diri yang diduga dilakukan Boko Haram, Minggu 8/11.

Sedikitnya tiga orang tewas dan 14 lainnya luka-luka dalam dua ledakan bom bunuh diri di desa Bouboua, dekat Danau Chad hari Minggu (8/11).

Pejabat-pejabat Chad hari Minggu (8/11) mengatakan sedikitnya tiga orang tewas dan 14 lainnya luka-luka dalam dua ledakan bom bunuh diri di desa Bouboua – di dekat Danau Chad.

Menurut juru bicara polisi Chad – Paul Manga, bom pertama meledak di dekat sebuah tempat air minum umum dan bom kedua meledak satu mil dari lokasi ledakan bom pertama. Kedua bom meledak di tempat masyarakat berkumpul di desa dekat Danau Chad yang berbatasan dengan Nigeria.

Pejabat Danau Chad setempat Dimouya Soupebe mengatakan “di antara korban tewas terdapat seorang anak laki-laki dan anak perempuan. Ada 14 korban luka-luka, yang empat diantaranya berada dalam kondisi serius dan diterbangkan dengan helikopter ke Ndjamena”. Menurut beberapa saksi mata, kedua pembom bunuh diri adalah perempuan.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut, tetapi serangan ini serupa dengan beberapa pemboman yang dilakukan kelompok ekstrimis Boko Haram di daerah itu.

Lima serangan bom bunuh diri yang terkoordinir bulan Oktober lalu menewaskan sedikitnya 36 orang dan melukai 50 lainnya di desa Baga Sola – di dekat Danau Chad, yang merupakan kediaman bagi ribuan warga Nigeria yang melarikan diri dari aksi kekerasan kelompok ekstrimis Boko Haram. Pemerintah mengatakan pembom bunuh diri pada kejadian itu adalah seorang laki-laki, dua perempuan dan dua anak-anak.

Menurut Amnesti Internasional, pergolakan yang dilancarkan Boko Haram enam tahun terakhir ini menewaskan sekitar 20 ribu orang. [em/jm]

XS
SM
MD
LG