Tautan-tautan Akses

2 Ledakan Bom Mobil Guncang Niger, 26 Tewas


Mokhtar Belmokhtar, pemimpin serangan terhadap sarana gas alam di Ain Amenas, Aljazair bulan Januari lalu, dilaporkan mengklaim serangan di pertambangan uranium di kota terpencil Arlit, Niger dalam pernyataan di forum jihadis (Foto: dok).

Mokhtar Belmokhtar, pemimpin serangan terhadap sarana gas alam di Ain Amenas, Aljazair bulan Januari lalu, dilaporkan mengklaim serangan di pertambangan uranium di kota terpencil Arlit, Niger dalam pernyataan di forum jihadis (Foto: dok).

Bom mobil mengguncang kamp militer di kota Agadez dan pertambangan uranium yang dioperasikan oleh Perancis di kota terpencil Arlit, menewaskan 26 orang dan mencederai 30 lainnya.

Menurut para pejabat di Niger dan Perancis, dua ledakan bom mobil tersebut dilakukan serentak oleh para pembom bunuh diri di Niger. Seorang penyerang yang masih hidup menyandera sekelompok tentara, dan pihak berwenang sedang berupaya merundingkan pembebasan mereka.

Dalam pernyataan yang dimuat dalam forum jihadis, serangan di Arlit diklaim dilakukan oleh Mokhtar Belmokhtar, ekstrimis yang memimpin serangan terhadap sarana gas alam di Ain Amenas, Aljazair bulan Januari lalu.

Kedua serangan diklaim oleh cabang al-Qaida, Gerakan untuk Kesatuan dan Jihad di Afrika Barat (Mujao), yang sebelumnya bertekad untuk membalas intervensi militer Perancis selama empat bulan ini, yang menghalau mereka dari daerah tetangga Mali utara.

Penentuan waktu serangan yang terjadi dalam waktu bersamaan dalam jarak lebih dari 160 kilometer satu sama lain, dan kenyataan bahwa para pembom dapat menyusup ke sarana militer yang dikawal ketat dan pertambangan uranium yang peka dan dioperasikan oleh pihak asing, menunjukkan adanya peningkatan jangkauan operasi dan kecanggihan kaum ekstrimis Islamis yang berbasis di Mali.

Kedua ledakan adalah serangan yang paling merusak oleh kaum jihadis hingga saat ini.
XS
SM
MD
LG