Tautan-tautan Akses

Dua Korea Mulai Pembicaraan Reuni Keluarga


Reuni terakhir bagi keluarga Korea Utara dan Selatan dilangsungkan tanggal 25 Februari 2014 (foto: dok).

Reuni terakhir bagi keluarga Korea Utara dan Selatan dilangsungkan tanggal 25 Februari 2014 (foto: dok).

Jutaan warga Korea terpisah dari sanak keluarga mereka akibat perang yang berlangsung dari tahun 1950 hingga 1953.

Para utusan dari Korea Utara dan Korea Selatan hari Senin (7/9), memulai pembicaraan yang ditujukan untuk melanjutkan kembali reuni keluarga-keluarga yang terpisah selama lebih dari 60 tahun akibat Perang Korea.

Para pejabat Palang Merah baik dari Seoul maupun Pyongyang duduk bersama di desa gencatan senjata Panmunjom untuk membahas di mana dan kapan akan mengadakan reuni lagi.

Reuni terakhir dilangsungkan bulan Februari 2014. Ada spekulasi, reuni akan dilangsungkan bulan Oktober di kawasan peristirahatan Gunung Kumgang, di Korea Utara – lokasi yang digunakan pada reuni tahun 2014.

Jutaan warga Korea terpisah dari sanak keluarga mereka akibat perang yang berlangsung dari tahun 1950 hingga 1953 yang membelah Semenanjung Korea menjadi dua bagian – kelompok komunis di Utara dan kelompok demokrat di Selatan.

Keadaan ini berlangsung puluhan tahun dan tanpa ada komunikasi hingga tahun 2000 ketika berlangsung KTT Antar-Korea yang bersejarah. Reuni pada awalnya dilangsungkan setiap tahun, namun dikurangi frekuensinya karena hubungan yang meregang.

Banyak dari peserta reuni adalah mereka yang berusia 70-an dan 80-an, dan reuni menjadi satu-satunya peluang bagi mereka untuk bertemu orang-orang yang mereka kasihi karena pemerintah kedua Korea melarang pertukaran surat, panggilan telepon dan email lintas perbatasan.

Sekitar 66 ribu warga Korea Selatan telah mendaftar untuk diseleksi agar bisa mengikuti reuni itu, namun hanya ratusan yang terpilih setiap kalinya.

Pembicaraan hari Senin ini berlangsung setelah kedua pihak mencapai kesepakatan akhir bulan lalu menyusul ketegangan yang meningkat yang hampir mengakibatkan perang. Beberapa analis mengatakan, ketegangan bisa memburuk jika Korea Utara meluncurkan misil jarak jauh untuk merayakan 70 tahun berdirinya Partai Pekerja yang berkuasa.


Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG