Tautan-tautan Akses

Dua Bank Inggris Usut Kemungkinan Korupsi dalam Pembayaran FIFA


Seorang pria mengenakan topeng Presiden FIFA Sepp Blatter memegang uang Francs Swiss berdiri di sebelah perempuan memegang poster bertuliskan "Game over for Blatter" dalam sebuah demo di depan Hallenstadium tempat Kongres FIFA keCongress takes place in Zurich,

Seorang pria mengenakan topeng Presiden FIFA Sepp Blatter memegang uang Francs Swiss berdiri di sebelah perempuan memegang poster bertuliskan "Game over for Blatter" dalam sebuah demo di depan Hallenstadium tempat Kongres FIFA keCongress takes place in Zurich,

Dua bank Inggris mengatakan telah melancarkan pengusutan internal tentang korupsi yang diduga disalurkan melalui lembaga keuangan mereka sebagai bagian dari pola suap sepak bola dunia selama bertahun-tahun.

Barclays dan Standard Chartered adalah di antara puluhan bank yang disebutkan dalam dakwaan Amerika pekan lalu yang menuduh 14 media dan para eksekutif pemasaran dan pejabat FIFA dalam skandal suap $150 juta terkait pemberian kontrak kepada media.

Sejauh ini belum ada bank yang dituduh melakukan pelanggaran dalam kasus tersebut.

Tapi ketika dakwaan tersebut diumumkan, jaksa federal Amerika Kelly Currie mengatakan “investigasi kami akan termasuk penyelidikan perilaku lembaga-lembaga keuangan untuk memastikan apakah lembaga-lembaga itu menyadari kenyataan telah membantu pencucian berbagai pembayaran suap tersebut.”

Dia mengatakan kini masih terlalu dini untuk mengatakan apakah ada perilaku lembaga-lembaga keuangan tersebut yang bermasalah.

Hari Jumat (29/5), Serious Fraud Office, yakni kantor penyelidikan penggelapan serius di Inggris mengatakan “secara aktif terus menyelidiki materi yang dimilikinya dan telah membuatnya jelas bahwa pihaknya siap untuk membantu investigasi kriminal internasional yang sedang berlangsung.”

XS
SM
MD
LG