Tautan-tautan Akses

AS

DPR AS Adakan Pemungutan Suara untuk Tetapkan Agenda Perdagangan


Gedung DPR Amerika, Washington DC (Foto: dok).

Gedung DPR Amerika, Washington DC (Foto: dok).

Fraksi Republik secara umum mendukung perjanjian perdagangan bebas, tetapi banyak anggota partai tersebut yang enggan berperan dalam memberi Obama suatu prestasi politik, khususnya menjelang pemilu tahun 2016.

Upaya Presiden Obama untuk mengamankan perjanjian perdagangan bebas Asia-Pasifik yang ambisius menghadapi tantangan penting hari Jumat (12/6), pada waktu DPR Amerika melakukan voting mengenai apakah akan memberi kewenangan lebih luas dalam perundingan “jalur cepat” yang penting kepada presiden.

Belum jelas apakah legislasi itu memiliki dukungan cukup banyak dari sesama anggota partai Demokrat, yang kebanyakan khawatir perjanjian perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) itu akan memindahkan lapangan kerja untuk orang Amerika ke luar negeri dan merusak lingkungan hidup.

Fraksi Republik secara umum mendukung perjanjian perdagangan bebas semacam itu, tetapi banyak anggota partai tersebut yang enggan berperan dalam memberi Obama suatu prestasi politik penting, khususnya menjelang pemilu tahun 2016.

Legislasi jalur cepat, yang dikenal sebagai Kewenangan Promosi Perdagangan (TPA), akan membuat Presiden Amerika dapat merundingkan perjanjian perdagangan yang mencakup 12 negara Asia Pasifik dan yang semacamnya tanpa mengizinkan Kongres melakukan perubahan terhadap perjanjian-perjanjian tersebut ketika diajukan untuk mendapat persetujuan atau penolakan.

XS
SM
MD
LG