Tautan-tautan Akses

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Indonesia Pangkas Suku Bunga


Teller Bank Indonesia menghitung uang kertas di kantor pusat Bank Indonesia. (Foto: dok.)

Teller Bank Indonesia menghitung uang kertas di kantor pusat Bank Indonesia. (Foto: dok.)

Bank sentral Indonesia memangkas suku bunga acuan hari Kamis (14/1) untuk pertama kalinya dalam hampir setahun untuk membantu menggairahkan ekonomi, yang telah terpuruk ke tingkat terlamban sejak 2009.

Bank Indonesia mengatakan telah memangkas suku bunganya sebanyak seperempat poin menjadi 7.25 persen.

Keputusan itu diambil dalam pertemuan kebijakan bulanan bank tersebut, yang diadakan pada hari yang sama ketika para penyerang meledakkan bom di pusat kota Jakarta dan terlibat baku tembak dengan polisi, menewaskan sedikitnya tujuh orang.

Tingkat suku bunga itu tetap pada tingkat 7,5 persen sejak Februari lalu, setelah dikurangi seperempat poin dari 7,75 persen.

BI mengatakan mereka mengambil langkah itu karena pertumbuhan ekonomi keempat tidak memperlihatkan kemajuan signifikan karena inflasi tetap rendah dan dalam kisaran target yang ditetapkan oleh bank sementara harga-harga komoditi terus melemah.

BI mengatakan bulan lalu mereka memperkirakan negara-negara Asia Tenggara akan memiliki pertumbuhan ekonomi 4.8 persen tahun 2015, dekat dengan target terendah dan merupakan performa terburuk sejak 2009. Untuk 2016, pertumbuhan diperkirakan naik menjadi 5,2 sampai 5,6 persen. [vm/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG