Tautan-tautan Akses

AS

Dokter: Menlu Clinton Tak Alami Kerusakan Saraf


Menlu AS Hillary Clinton mengalami gegar otak dua minggu lalu setelah jatuh pingsan akibat dehidrasi yang ditimbulkan virus lambung (foto: dok).

Menlu AS Hillary Clinton mengalami gegar otak dua minggu lalu setelah jatuh pingsan akibat dehidrasi yang ditimbulkan virus lambung (foto: dok).

Menlu Clinton diobati dengan pengencer darah dan akan dibolehkan pulang setelah dosis pengobatan ditentukan oleh dokter di sebuah rumah sakit di New York.

Para dokter yang merawat Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengatakan diplomat tertinggi Amerika itu mengalami penggumpalan darah di ruang antara otak dan tengkoraknya, tetapi mereka mengatakan hal itu tidak mengakibatkan stroke atau kerusakan saraf apapun.

Para petugas medis mengatakan ia diobati dengan pengencer darah dan akan dibolehkan pulang setelah dosis pengobatan baginya ditentukan.

Clinton dibawa ke sebuah rumah sakit di New York hari Minggu setelah dokter menemukan penggumpalan sewaktu pemeriksaan lanjutan atas gegar otak yang dialaminya dua minggu lalu setelah jatuh pingsan akibat dehidrasi yang ditimbulkan virus lambung.

Dalam pernyataan Senin sore, para dokter Clinton mengatakan menlu itu “membuat kemajuan mengesankan.” Mereka mengungkapkan keyakinan Clinton akan pulih total. Mereka juga mengatakan Clinton bersemangat dan berinteraksi dengan para dokter, keluarga dan staf-nya.

Gangguan kesehatan ini mengharuskan Clinton membatalkan sejumlah rencana lawatan dan penampilan publik dalam beberapa minggu ini, termasuk dengar keterangan di Kongres mengenai serangan mematikan di konsulat Amerika tanggal 11 September di Benghazi, Libya.
XS
SM
MD
LG