Tautan-tautan Akses

Dokter AS: Karantina Ebola Bisa Patahkan Semangat Sukarelawan


Dr. Anthony Fauci direktur Institut Nasional Amerika bagi Alergi dan Penyakit-penyakit Menular memeluk Nina Pham, suster pertama yang didiagnosa Ebola, di luar National Institutes of Health di Bethesda, Maryland, Jumat, 24 Oktober 2014.

Dr. Anthony Fauci direktur Institut Nasional Amerika bagi Alergi dan Penyakit-penyakit Menular memeluk Nina Pham, suster pertama yang didiagnosa Ebola, di luar National Institutes of Health di Bethesda, Maryland, Jumat, 24 Oktober 2014.

Seorang pejabat tinggi kesehatan Amerika telah memperingatkan bahwa karantina wajib bagi para petugas layanan kesehatan yang kembali dari beberapa daerah Afrika Barat yang terimbas Ebola dalam mematahkan semangat orang-orang untuk menjadi sukarelawan di kawasan itu.

Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Amerika bagi Alergi dan Penyakit-penyakit Menular, dalam acara State of the Union CNN hari Minggu mengatakan bahwa cara terbaik untuk melindungi rakyat Amerika adalah menghentikan wabah Ebola di Afrika, dan salah satu cara terbaik untuk melakukan hal tersebut adalah membantu para pekerja kesehatan yang berangkat ke negara-negara tersebut, bukannya mengambil langkah-langkah yang mungkin mematahkan semangat mereka yang ingin ke sana.

Pernyataan tersebut dikemukakan setelah dikeluarkannya kebijakan karantina baru yang diberlakukan di tiga negara. New York, New Jersey dan Illinois telah memberlakukan karantina wajib selama tiga pekan bagi siapapun yang kembali dari Afrika Barat yang bersentuhan dengan pasien Ebola.

Gubernur New Jersey Chris Christie membela kebijakan karantina negara bagiannya, dengan menyebut hal tersebut diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat penduduk New Jersey.

Sementara itu hari Minggu (26/10), Duta Besar Amerika untuk PBB, Samantha Power, tiba di ibukota Guinea, Conakry, sebagai bagian dari misi untuk mengevaluasi tanggapan global terhadap epidemi di Afrika Barat itu.

Power mengatakan ia berharap akan memperoleh pemahaman lebih baik mengenai sumberdaya yang diperlukan agar ia dapat mendorong negara-negara lain untuk menawarkan lebih banyak bantuan.

Dari Guinea, Power akan mengunjungi Sierra Leone dan Liberia. Sebagian besar dari hampir 5.000 orang yang tewas akibat virus Ebola didapati di tiga negara itu.

XS
SM
MD
LG