Tautan-tautan Akses

Dokter AS: Bentuk Tubuh Atlet Tentukan Prestasi


Menurut para dokter AS di Klinik Mayo, negara bagian Minnesota, beberapa bentuk tubuh tertentu cenderung unggul dalam suatu jenis olahraga dibandingkan dengan yang lainnya (foto: dok).

Menurut para dokter AS di Klinik Mayo, negara bagian Minnesota, beberapa bentuk tubuh tertentu cenderung unggul dalam suatu jenis olahraga dibandingkan dengan yang lainnya (foto: dok).

Menurut dokter-dokter di Klinik Mayo, atlet top punya sesuatu yang berbeda dari orang biasa yang membuat mereka bisa mengikuti persaingan ketat.

Belakangan ini banyak perbincangan mengenai atlet-atlet elit, dan bagaimana prestasi mereka bisa jauh berbeda dengan orang kebanyakan.

Dokter Michael Joiner dan Michael Bostwick di Klinik Mayo di Minnesota mempelajari hal ini dan juga meninjau penelitian lainnya.

Menurut Dokter Botswick, kebanyakan atlet top memiliki sesuatu yang membedakan mereka dari orang biasa dan ini membuat mereka mampu mengikuti persaingan yang sangat ketat. Sedangkan Dokter Joiner mengatakan bahwa beberapa bentuk tubuh tertentu cenderung unggul dalam suatu jenis olahraga dibandingkan dengan yang lainnya.

“Yang menarik dalam nomor renang adalah, rentang perbedaan ukuran tubuh perenang elit putra sangat kecil,” paparnya.

Tinggi mereka biasanya antara 1,9 dan 2 meter, dan beratnya sekitar 90 kilogram. Tinggi tubuh menjadi faktor keunggulan dalam olahraga ini. Hal sebaliknya berlaku pada cabang olahraga lain.

Dokter Joiner menjelaskan lagi, “Dalam olahraga seperti senam, ada hubungan fisiologis dan fisik yang pelik antara berat dan kekuatan atlet. Rasio kekuatan dan berat tubuh, hal penting agar dapat melakukan trik-trik senam, kemungkinan lebih besar pada orang-orang bertubuh lebih kecil”.

Para dokter menyatakan atlet lari juga unggul bila pendek.

Beberapa tahun silam kami meneliti 50 lelaki yang mencatat waktu 27 menit untuk lari 10.000 meter. Empat puluh sembilan orang dari Afrika Timur. Rata-rata tinggi mereka sekitar 1,6 meter dan beratnya antara 54 dan 58 kilogram,” papar dokter Joiner lagi.

Banyak warga Afrika Timur yang bermukim di dataran tinggi dan karena itu kapasitas paru-parunya lebih besar. Dokter Bostwick menambahkan, ada hal lain selain itu.

“Ini terkait dengan bagaimana darah dari jantung bergerak ke paru-paru dan bagaimana darah mengenai permukaan pembuluh-pembuluh kapiler di mana oksigen itu disalurkan,” tambah Dokter Bostwick.

Hal lainnya adalah masalah mental.
“Orang harus menginginkan kemenangan, harus bertarung untuk menang. Orang harus mampu membiasakan diri untuk menang,” ujarnya lagi.

Dokter Joiner mengatakan atlet-atlet hebat memiliki beberapa keunggulan fisik. Kelebihan lainnya adalah dalam hal pelatihan. Para atlet itu mendapat pelatihan yang hebat serta belajar untuk santai dan fokus pada saat bertanding.

Para dokter menyimpulkan bahwa berkenaan dengan keunggulan di nomor atletik, kelebihan fisik hanya menyumbang 20 persen dari kemampuan sang atlet. Stamina psikologis juga penting. Tetapi sebagian besar perbedaan antara para juara dan orang kebanyakan berasal dari pelatihan luar biasa yang mereka terima.
XS
SM
MD
LG