Tautan-tautan Akses

DK PBB Siap Kenakan Sanksi Pelanggar Gencatan di Sudan Selatan


Presiden Sudan Selatan Salva Kiir (duduk bertopi) saat menandatangani kesepakatan perdamaian dengan pemberontak di Juba, Rabu (26/8).

Presiden Sudan Selatan Salva Kiir (duduk bertopi) saat menandatangani kesepakatan perdamaian dengan pemberontak di Juba, Rabu (26/8).

Dalam pernyataan hari Jumat (28/8), DK PBB menyerukan pemberontak dan pemerintah Sudan Selatan agar segera mematuhi gencatan senjata yang baru saja disepakati.

Dewan Keamanan PBB mengatakan mereka sudah siap mengenakan sanksi terhadap faksi-faksi yang berperang di Sudan Selatan kalau mereka tidak melaksanakan sepenuhnya persetujuan perdamaian baru.

Dalam pernyataan hari Jumat (28/8), dewan yang beranggotakan 15 itu menyerukan kepada kedua pihak agar mematuhi gencatan senjata segera.

Presiden Sudan Selatan Salva Kiir memerintahkan angkatan darat menghentikan semua operasi militer hari Kamis, sebelum gencatan senjata penuh mulai berlaku hari Sabtu.

Kiir menanda-tangani persetujuan perdamaian dengan pasukan pemberontak di Juba hari Rabu, seminggu setelah pemimpin pemberontak Riek Machar menanda-tangani persetujuan itu di Addis Ababa, tetapi Kiir melampirkan satu daftar keraguan mengenai persetujuan itu, yang menimbulkan kekhawatiran gencatan senjata mungkin tidak akan bertahan.

Pernyataan PBB mengatakan mereka prihatin oleh setiap pernyataan oleh pihak manapun yang menunjukkan kurangnya tekad untuk melaksanakan persetujuan itu.

XS
SM
MD
LG