Tautan-tautan Akses

DK PBB Setujui Desakan Gencatan Senjata Antara Israel dan Hamas


Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power, kiri, berbicara dengan Duta Besar Israel untuk PBB Ron Prosor dalam sebuah rapat DK PBB mengenai keadaan di Gaza di markas besar PBB, Senin, 28 Juli 2014.

Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power, kiri, berbicara dengan Duta Besar Israel untuk PBB Ron Prosor dalam sebuah rapat DK PBB mengenai keadaan di Gaza di markas besar PBB, Senin, 28 Juli 2014.

Dewan Keamanan PBB telah menyetujui pernyataan presiden yang mendukung gencatan senjata kemanusiaan segera dan tanpa syarat antara Israel dan Hamas.

Rancangan yang diajukan Senin pagi itu mendesak kedua pihak dalam sengketa agar mengambil langkah untuk mencapai “gencatan senjata yang tahan lama dan dihormati sepenuhnya.” Pernyataan itu juga mengutarakan perlunya bantuan kemanusiaan segera kepada penduduk di Gaza.

Tindakan Dewan Keamanan itu diambil setelah beberapa persetujuan gencatan senjata gagal bertahan dalam hampir 3 minggu sejak konflik meruncing.

Dutabesar Palestina untuk PBB Riyad Mansour mengatakan ia berharap pernyataan tadi menghasilkan gencatan senjata yang lama, tetapi mengecam Dewan Keamanan karena tidak mengambil tindakan yang lebih kuat dengan menyetujui resolusi yang menentang apa yang disebutnya “agresi” Israel.

Dutabesar Israel untuk PBB Ron Prosor mengatakan Hamas telah menembakkan 2.500 roket ke Israel, dan menyatakan lagi bahwa kalau Israel tidak menghadapi serangan roket, Israel tidak perlu melakukan serangannya.

Ia mengatakan pernyataan Dewan Keamanan tadi kurang jelas menyebut tembakan roket militan Hamas atau hak Israel membela diri.

XS
SM
MD
LG