Tautan-tautan Akses

DK PBB Bahas Pembangkangan Korea Utara


Dubes AS Samantha Power (tengah) berbicara kepada media usai pertemuan tertutup DK PBB di New York, Selasa (6/9).

Dubes AS Samantha Power (tengah) berbicara kepada media usai pertemuan tertutup DK PBB di New York, Selasa (6/9).

Dewan Keamanan PBB yang terdiri atas 15 negara itu mengadakan sidang tertutup hari Selasa (6/9) untuk membahas peluncuran 3 rudal terakhir Korea Utara bulan Agustus lalu.

Dewan Keamanan PBB sekali lagi mempertimbangkan apa yang harus dilakukan terhadap Korea Utara, setelah negara itu menembakkan tiga rudal jarak menengah yang mendarat 300 kilometer dari lepas pantai Jepang.

"Kita bersatu sebagai dewan untuk mengutuk peluncuran rudal terakhir Agustus lalu, dan saya rasa kita akan melakukannya lagi," ujar Duta Besar Amerika untuk PBB Samantha Power kepada wartawan hari Selasa.

Power mengatakan "ada suara yang sangat kuat dan beragam dalam ruangan itu untuk melakukan lebih." Ia menambahkan, "kami juga ingin meningkatkan konsekuensi karena pola peluncuran-peluncuran ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan program."

Dewan Keamanan yang terdiri atas 15 negara itu mengadakan sidang tertutup atas permintaan mendesak Amerika, Jepang dan Korea Selatan.

Sebelumnya hari Selasa, Presiden Barack Obama dan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye bertemu di sela-sela KTT ASEAN di Laos. Park menyebut ujicoba-ujicoba rudal itu "merupakan ancaman fundamental." Obama menilai, ujicoba-ujicoba itu "provokatif."

Duta Besar Tiongkok untuk PBB Liu Jieyi kepada wartawan mengatakan Dewan Keamanan sedang menyiapkan pernyataan. [ka/ds]

XS
SM
MD
LG