Tautan-tautan Akses

AS

Diplomat AS Mengaku Bersalah dalam Penyuapan Visa


Seorang diplomat AS mengaku bersalah terima suap dalam penerbitan Visa masuk AS (foto: ilustrasi Kedubes AS).

Seorang diplomat AS mengaku bersalah terima suap dalam penerbitan Visa masuk AS (foto: ilustrasi Kedubes AS).

Mantan kepala urusan visa Konsulat AS di Vietnam mengaku bersalah menerima uang suap lebih dari tiga juta dolar untuk mengeluarkan sejumlah visa ke Amerika.

Michael Sestak – mantan kepala urusan visa Amerika di Vietnam mengaku bersalah melakukan penyuapan dan tuduhan-tuduhan lain, menerima uang suap lebih dari tiga juta dolar untuk mengeluarkan sejumlah visa masuk ke Amerika.

Petugas US Foreign Service – Michael Sestak – hari Rabu mengaku melakukan hal itu di pengadilan federal di Washington. Ia mengaku telah menerima uang suap itu untuk menyetujui hampir 500 visa sewaktu berdinas di Ho Chi Minh City dari tahun 2010 hingga 2012.

Tim jaksa mengatakan Michael Sestak berkonspirasi dengan empat orang lainnya – dua warga Amerika yang tinggal di Vietnam dan dua warga Vietnam – untuk mengumpulkan uang suap yang berkisar antara 15 hingga 70 ribu dolar, dengan total mencapai 10 juta dolar.

Pejabat-pejabat Amerika mengatakan Michael Sestak yang berusia 42 tahun menggunakan jatah uang suapnya yang berjumlah 3 juta dolar untuk membeli sembilan rumah di Thailand, yang semuanya telah dikembalikan pada pemerintah Amerika sebagai bagian dari perjanjian pengakuan bersalahnya.

Michael Sestak belum dijatuhi hukuman, tetapi menurut peraturan yang ada di Amerika, hukuman penjara untuk kasus semacam ini adalah antara 19 hingga 24 tahun.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG