Tautan-tautan Akses

Diduga Rencanakan Serangan Bom, Polisi Jerman Tahan Pria Suriah


Seorang polisi Jerman memegang foto yang menampilkan foto tersangka teroris di depan terminal utama bandara Schoenefeld dekat Berlin (9/10).

Seorang polisi Jerman memegang foto yang menampilkan foto tersangka teroris di depan terminal utama bandara Schoenefeld dekat Berlin (9/10).

Media setempat mengatakan polisi menemukan Jaber Albakr setelah seorang warga Suriah lainnya menelpon pihak berwenang. Tersangka diyakini memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok ekstremis Islam.

Polisi Jerman, Senin (10/10) menahan seorang pria yang diduga merencanakan serangan bom yang melarikan diri pihak berwenang dalam penggerebekan hari Sabtu (8/10).

Pengungsi Suriah berusia 22 tahun, Jaber Albakr, ditahan semalam setelah pengejaran di seluruh Jerman yang berakhir di negara bagian Leipzig, Jerman timur.

Polisi mencari Albakr setelah mereka menemukan beberapa ratus gram bahan peledak di apartemennya di Chemnitz.

Media setempat mengatakan polisi menemukan Albakr setelah seorang warga Suriah lainnya menelpon pihak berwenang. Tersangka diyakini memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok ekstremis Islam.

Seorang juru bicara kantor Kejaksaan Federal, yang berbicara dengan lembaga penyiaran SWR, hari Minggu, mengatakan “gambaran keseluruhan dari penyelidikan, khususnya jumlah bahan peledak yang ditemukan, menunjukkan bahwa orang itu berencana melakukan serangan bermotif Islamis.”

Albakr telah tinggal di Jerman sejak tahun 2015, ketika ia secara resmi diakui sebagai pengungsi. Dia berasal dari Damaskus, Suriah.

Kecurigaan terhadap pengungsi Suriah yang berpotensi terlibat dalam serangan terorisme merupakan berita yang tidak diinginkan bagi Kanselir Angela Merkel, yang telah kehilangan dukungan dari para pemilih sayap kanan karena kebijakan migrasi pintu terbukanya.

Kelompok militan Negara Islam atau ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada bulan Juli dalam kereta api di Wuerzburg dan pada festival musik di Ansbach. Sedikitnya 20 orang terluka dalam serangan itu. [lt]

XS
SM
MD
LG