Tautan-tautan Akses

Dewa dan Manusia Berperang dalam Film Clash of the Titans


Pada saat akan terjadi pertarungan kubu dewa dan manusia, munculah Perseus yang dipercaya untuk menengahkan kedua kubu tersebut. Tanpa diketahui, Perseus sendiri adalah manusia setengah dewa.

Pada saat akan terjadi pertarungan kubu dewa dan manusia, munculah Perseus yang dipercaya untuk menengahkan kedua kubu tersebut. Tanpa diketahui, Perseus sendiri adalah manusia setengah dewa.

Dengan adanya Dewa Zeus dan para dewa lain yang memimpin di gunung Olympus, sepertinya negeri kuno ini akan selalu aman. Namun, ternyata para makhluk penghuninya telah membangkang dan berpaling dari para penciptanya. Perang pun tidak bisa dihindari.

Hollywood telah menemukan sebuah mitos Yunani kuno yang bercerita tentang para dewa, monster, para pejuang dengan pedang dan perisainya, serta pahlawan yang berusaha menyelamatkan kehidupan. Semua ini bisa disaksikan lewat film yang saat ini sedang ditayangkan di Indonesia, berjudul Clash of the Titans.

Dengan adanya Dewa Zeus dan para dewa lain yang memimpin di gunung Olympus, sepertinya negeri kuno ini akan selalu aman. Namun ternyata para makhluk penghuninya telah membangkang dan berpaling dari para penciptanya.

Ketidaktundukan dan penolakan untuk menghormati sang pencipta lewat doa merupakan hal yang sangat bertentangan dengan kebudayaan Olympus. Pada saat akan terjadi pertarungan antara kedua kubu, munculah Perseus yang dipercaya untuk menengahkan kubu tersebut.

Tanpa diketahui, Perseus sendiri adalah manusia setengah dewa. Dia dilahirkan dari benih dewa Zeus yang adalah dewa tertinggi di Olympus dan ibunya adalah seorang manusia biasa. Perseus sendiri tidak mengetahui hal ini, karena dia dibesarkan oleh keluarga nelayan. Tugas Perseus sekarang adalah bertarung dengan para monster yang telah dibebaskan oleh para dewa, dan menyelamatkan kota Argos dari kerusakan.

Bintang muda Sam Worthington yang mulai terkenal setelah main dalam film Avatar, berperan sebagai Perseus dalam film yang dibuat kembali ini, setelah pernah dirilis pada tahun 1981.

Kepada VOA, Sam Worthington mengatakan ia berharap apa yang telah mereka perbaharui dalam film ini bisa diterima oleh generasi masa kini. Apalagi ditambah dengan efek visual serba canggih, yang membuat film ini menjadi lebih bagus lagi. Sutradara Louis Leterrier adalah salah satu fans dari film asli Clash of the Titans. Sutradara kelahiran Perancis ini, mendapat banyak masukan dari ahli-ahli efek visual pertama Hollywood, seperti Ray Harryhausen yang saat ini berusia 89 tahun. Harryhausen mengaku bahwa dia tidak keberatan dengan adanya pembaharuan dalam film baru ini.

Sosok monster-monster yang diciptakan lewat teknologi canggih menampilkan sisi modern dalam film Clash of the Titans. Namun aktor Sam Worthington mengatakan sosok Perseus tetap digambarkan sebagai pahlawan dari mitos Yunani kuno. Kepribadian Perseus dalam film ini juga digambarkan seperti anak muda dari keluarga biasa.

Dari segala isu yang dialami Perseus, tentunya juga banyak hal menyenangkan yang dialami oleh Sam Worthington dan aktor-aktor lainnya. Seperti misalnya dalam film ini Wothington harus mengenakan rok yang sangat mini selagi bertarung.

Film Clash of the Titans menampilkan aktor Liam Neeson sebagai Dewa Zeus dan Ralph Fiennes sebagai adik dari Dewa Zeus. Bagi Anda yang penasaran, jangan lupa saksikan langsung film ini, yang juga ditampilkan lewat teknologi tiga dimensi.

XS
SM
MD
LG