Tautan-tautan Akses

Detail Pengurangan Pasukan AS di Afghanistan Belum Ditentukan


Presiden AS, Barack Obama, diapit Menhan Ash Carter (kiri) dan Kastaf Gabungan Jend. Joseph Dunford mengeluarkan pernyataan tentang Afghanistan. Gedung Putih, Washington, D.C. (foto: AP Photo/Susan Walsh)

Presiden AS, Barack Obama, diapit Menhan Ash Carter (kiri) dan Kastaf Gabungan Jend. Joseph Dunford mengeluarkan pernyataan tentang Afghanistan. Gedung Putih, Washington, D.C. (foto: AP Photo/Susan Walsh)

Departemen Pertahanan belum menetapkan rencana khusus untuk pemangkasan jumlah pasukannya di Afghanistan. Rencananya jumlah pasukan akan yang akan dikurangi mencapai 1.400 orang pada akhir tahun.

Jumlah pasukan AS di Afghanistan akan dikurangi dengan 1.400 orang pada akhir tahun, namun Departemen Pertahanan belum menetapkan rencana khusus untuk pemangkasan jumlah pasukannya.

"Kami belum memutuskan," kata Menteri Pertahanan Ash Carter kepada wartawan di dalam pesawat militer, hari Kamis dalam perjalanan dari Washington ke Warsawa untuk menghadiri konferensi puncak NATO.

Presiden Barack Obama mengumumkan hari Rabu, 8.400 tentara AS akan tetap berada di Afghanistan menjelang Januari 2017, lebih banyak dari 5.500 tentara laki-laki dan perempuan yang tadinya ditentukan oleh presiden akan tetap berada di Afghanistan .

Menurut Carter, perkembangan di Afghanistan selama tahun lalu menunjukkan Departemen Pertahanan "akan lebih baik mempunyai pasukan tambahan" untuk melaksanakan kedua kategori misi militer AS di sana.

Lebih dari 2.000 tentara Amerika di Afghanistan berada dalam kelompok anti teroris yang disebut "Freedom’s Sentinel," untuk membasmi al-Qaida dan ekstremis ISIS. Lainnya adalah bagian dari misi "pelatihan, penasehat dan bantuan” untuk membantu pasukan keamanan Afghanistan mempertahankan negara mereka dengan lebih baik.

Keputusan tentang bagaimana mengurangi jumlah pasukan, dari kedua kategori itu akan merupakan "proses yang berkelanjutan," kata Carter.

Krisis Afghanistan adalah satu dari tiga masalah keamanan utama yang dihadapi NATO dalam pertemuan puncak tahun ini di ibukota Polandia. Hampir 320.000 tentara Afghanistan dan polisi masih berjuang untuk mengalahkan Taliban setelah 14 tahun berperang. [ps/isa]

XS
SM
MD
LG