Tautan-tautan Akses

Deplu AS Tolak Penilaian soal Upaya Hentikan Program Nuklir Korut


Dari kiri: Deputi Menlu AS Antony Blinken, Deputi Menlu Jepang Akitaka Saiki dan Deputi Menlu Korea Selatan Lim Sung-nam dalam pertemuan di Tokyo membahas nuklir Korut (foto: dok).

Dari kiri: Deputi Menlu AS Antony Blinken, Deputi Menlu Jepang Akitaka Saiki dan Deputi Menlu Korea Selatan Lim Sung-nam dalam pertemuan di Tokyo membahas nuklir Korut (foto: dok).

Sebelumnya pekan ini, Direktur Intelijen Nasional AS James Clapper mengatakan bahwa upaya membujuk Korea Utara agar menghentikan program nuklirnya “kemungkinan sulit dicapai.”

Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken hari Kamis (27/10) menolak penilaian yang dikeluarkan Direktur Intelijen Nasional Amerika James Clapper pekan ini, bahwa upaya membujuk Korea Utara agar menghentikan program nuklirnya “kemungkinan sulit dicapai.”

“Kami tidak akan menerima Korea Utara sebagai negara pemilik kekuatan nuklir. Kami tidak akan menyetujui kepemilikan senjata nuklir oleh Korea Utara, titik,” kata Blinken.

Deputi Menteri Luar Negeri Amerika itu sedang berada di Tokyo untuk bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Shinsuke Sugiyama dan Wakil 1 Menteri Luar Negeri Korea Selatan Lim Sung Nam untuk mengoordinasikan suatu strategi terpadu guna menghadapi provokasi terus menerus Korea Utara, yang mencakup dua uji coba nuklir dan peluncuran 24 misil balistik tahun ini.

Washington dan sekutu-sekutunya, ujar Blinken, terfokus untuk membujuk pemerintah Kim Jong Un agar terlibat dalam pembicaraan yang kredibel guna mengakhiri ambisi nuklir Korea Utara dengan meningkatkan pencegahan, diplomasi dan tekanan.

Akan tetapi, Clapper menyampaikan di lembaga independen Council on Foreign Relations bahwa pemimpin Korea Utara itu tidak akan mengakhiri ambisi nuklirnya. Program tersebut adalah kunci kelangsungan negara mereka, lanjutnya. [uh/lt]

XS
SM
MD
LG