Tautan-tautan Akses

Demonstrasi di Venezuela Tuntut Referendum untuk Pecat Presiden


Demonstrasi menuntut referendum untuk memecat Presiden Nicolas Maduro di Caracas, Venezuela (7/9). (Reuters/Marco Bello)

Demonstrasi menuntut referendum untuk memecat Presiden Nicolas Maduro di Caracas, Venezuela (7/9). (Reuters/Marco Bello)

Kemarahan memuncak karena kurangnya makanan dan obat-obatan, dan mengancam Maduro serta revolusi sosialis yang diluncurkan tahun 1999.

Demonstrasi kembali berlangsung secara massal di seluruh Venezuela, menuntut diadakannya referendum untuk memecat Presiden Nicolas Maduro tahun ini.

Para pendukung pemimpin sayap kiri itu mengadakan aksi tandingan di dekatnya, menimbulkan kekhawatiran akan terjadi bentrokan.

Beberapa puluh polisi anti-huruhara memisahkan kedua kelompok dan situasi tegang baru berakhir setelah kedua pihak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum mundur dengan tenang.

Perekonomian Venezuela yang yang semula berkembang cepat telah mengalami penyusutan sejak ambruknya harga minyak mentah pertengahan tahun 2014.

Kemarahan memuncak karena kurangnya makanan dan obat-obatan, dan mengancam Maduro serta revolusi sosialis yang diluncurkan tahun 1999 oleh mendiang pendahulunya, Hugo Chavez.

Tetapi tidak ada demonstrasi di ibukota Caracas, di mana ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan minggu lalu untuk menuntut pemecatan Maduro.

Sebaliknya, para politisi oposisi terkemuka mengadakan aksi duduk selama 10 menit untuk menarik perhatian pada tuntutan mereka agar Dewan Pemilihan Nasional memulai tahap berikutnya dalam proses referendum yang rumit. Pihak oposisi harus mengumpulkan hampir empat juta tanda tangan untuk memaksa diadakannya pemungutan suara sederhana untuk mempersingkat masa jabatan Maduro sebelum berakhir tahun 2019.

Jajak pendapat menunjukkan dukungan untuk pemecatan Maduro terus bertambah sejak pemilu legislatif bulan Desember, yang dimenangkan oleh oposisi dengan suara melimpah.

Jika diadakan pemungutan suara tahun ini maka pemilu baru harus diadakan. Tetapi jika tertunda sampai tahun 2017, wakil Maduro akan menyelesaikan masa jabatan presiden, dan menghilangkan kesempatan oposisi untuk mendapat kekuasaan. [sp/isa]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG