Tautan-tautan Akses

Demonstransi Oposisi dengan Kekerasan di Guinea Tewaskan 1 Orang


Pasukan keamanan Guinea (tengah) berhadapan dengan pelaku aksi unjuk rasa yang membakar sampah dan barang-barang lainnya di jalanan ibukota Conakry, 13 April 2015 (AP Photo/ Youssouf Bah).

Pasukan keamanan Guinea (tengah) berhadapan dengan pelaku aksi unjuk rasa yang membakar sampah dan barang-barang lainnya di jalanan ibukota Conakry, 13 April 2015 (AP Photo/ Youssouf Bah).

Pemerintah Guinea tidak mengakui klausul urutan pemilihan dan telah menetapkan pemilihan presiden untuk tanggal 11 Oktober, dan pilkada awal tahun depan.

Di Guinea, sedikitnya satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka di ibukota Conakry sementara polisi berjuang untuk menguasai kekerasan demonstrasi menentang pemerintahan Presiden Alpha Conde.

Partai-partai oposisi menyerukan protes itu dalam usaha untuk menekan pemerintah agar mengadakan pemilihan daerah atau pilkada sebelum pemilihan presiden, sebagaimana ditetapkan dalam persetujuan tahun 2013 di antara faksi-faksi politik Guinea yang bersaingan.

Pemerintah tidak mengakui klausul urutan pemilihan dan telah menetapkan pemilihan presiden untuk tanggal 11 Oktober, dan pilkada awal tahun depan.
Pemerintah telah menyerukan pembicaraan untuk menyelesaikan kemacetan itu tetapi para pemimpin oposisi telah menolak dialog sebelum jadwal pemilu diubah.

Guinea adalah salah satu negara termiskin di Afrika Barat walaupun mempunyai potensi yang besar untuk pengusahaan hasil tambang.Negara itu diperintah oleh rentetan penguasa otokratik selama puluhan tahun setelah memperoleh kemerdekaan dari Perancis tahun 1958.

XS
SM
MD
LG