Tautan-tautan Akses

Demonstran Tuntut Tentara Tinggalkan Kota di Kazakhstan


Tentara Kazakhstan mengepung kota Zhanaozen, yang dinyatakan dalam keadaan darurat pasca kerusuhan maut (18/12).

Tentara Kazakhstan mengepung kota Zhanaozen, yang dinyatakan dalam keadaan darurat pasca kerusuhan maut (18/12).

Demonstran hari Senin menuntut tentara mundur dari kota kaya minyak Zhanaozen, yang dinyatakan dalam keadaan darurat.

Ratusan orang berdemonstrasi untuk hari ketiga di kawasan barat Kazakhstan yang kaya minyak menentang tewasnya paling tidak 15 orang karena ditembak polisi ketika berdemonstrasi menentang PHK.

Demonstran hari Senin menuntut tentara mundur dari kota Zhanaozen, di mana Presiden Nursultan Nazarbayev menyatakan keadaan darurat akibat kekerasan itu.

Duta Besar Kazakhstan untuk Amerika, Erlan Idrissov, mengatakan pemerintah tidak punya pilihan selain menetapkan keadaan darurat untuk melindungi nyawa orang tidak bersalah. Dubes Idrissov mengatakan pemerintah menyesalkan korban tewas di Zhanaozen. Ia mengatakan sebuah komisi akan berupaya menyelesaikan sengketa antara pekerja minyak dan perusahaan energi negara.

Pekerja yang dipecat dan lainnya yang menuntut kenaikan gaji hari Jumat menghancurkan sebuah pohon Natal dan tenda-tenda di alun-alun kota Zhanaozen dan membakar sejumlah gedung dan memicu bentrokan dengan polisi. Pejabat Kazakhstan menyebut angka korban tewas 15 orang, tetapi para saksi mengatakan angkanya lebih tinggi.

Nazarbayev menyebut perusuh itu sebagai berandalan yang terilhami pihak asing. Sejumlah demonstran di Zhanaozen mengatakan polisi mengepung mereka di alun-alun dan melepaskan tembakan.

XS
SM
MD
LG