Tautan-tautan Akses

Delegasi Taliban Bertemu Pejabat dan Ulama Iran

  • Sharon Behn

Beberapa anggota Taliban dalam sebuah pertemuan (foto: dok). Delegasi Taliban telah bertemu dengan pejabat dan ulama Iran, meskipun mereka memiliki ideologi yang berbeda.

Beberapa anggota Taliban dalam sebuah pertemuan (foto: dok). Delegasi Taliban telah bertemu dengan pejabat dan ulama Iran, meskipun mereka memiliki ideologi yang berbeda.

Para anggota Taliban di Afghanistan mengatakan mereka telah bertemu dengan sejumlah pejabat dan ulama di Iran, meskipun ada perbedaan ideologi yang mendalam antara kedua pihak.

Sebagian analis memandang langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Iran untuk meningkatkan pengaruhnya di Afghanistan sementara pasukan internasional bersiap-siap untuk meninggalkan negara itu.

Menurut pernyataan Taliban yang dikeluarkan di Kabul hari Senin (3/6), dua kelompok militan Taliban baru-baru ini berkunjung ke Iran atas undangan pemerintah Iran. Kelompok pertama melakukan kunjungan yang tidak dijelaskan selama tiga hari, sementara kelompok kedua ikut dalam sebuah konferensi Islamis.

Juru bicara Kementrian Luar Negeri Afghanistan Janan Mosazai tidak banyak berkomentar mengenai laporan perundingan itu.

Mosazai mengatakan, pemerintah Afghanistan menghubungi Iran untuk mengkonfirmasi laporan-laporan tentang pertemuan tersebut tapi sebelum mendapat jawaban katanya tidak perlu berkomentar lebih jauh mengenai isu ini.//

Para analis berbeda pandangan mengenai dampak kontak-kontak antara Iran dan pemberontak Taliban, yang telah berperang melawan pemerintah Kabul dan sekutu internasionalnya. Iran dan Taliban sama-sama membenci Amerika.

Davood Moradian mantan penasehat kebijakan senior Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan kontak-kontak itu diam-diam sudah berlangsung lama. Tapi ia mengatakan perkembangan terakhir itu mencemaskan Afghanistan karena tampaknya Taliban berupaya menunjukkan dirinya sebagai pilihan politik yang kuat terhadap pemerintah yang sekarang.

"Sangat disayangkan karena menyepelekan pemerintah Afghanistan. Kini Taliban dianggap atau setara dengan pemerintah, bersaing dengan pemerintah pusat di Kabul dan Afghanistan tidak bisa menerima pemerintah de fakto yang berbasis di Qatar," ujar Moradian.

Pemerintah Afghanistan dan Amerika berharap bahwa dengan mendukung dibukanya kantor perwakilan Taliban di Qatar, perundingan damai bisa diadakan disana untuk merundingkan diakhirinya kekerasan di Afghanistan. Sejauh ini perundingan damai tersebut belum terlaksana. Sebaliknya serangan-serangan musim semi lebih brutal tahun ini.

Laporan-laporan mengenai perundingan di Iran muncul selagi Taliban dan kelompok-kelompok militan lainnya meningkatkan serangan-serangan terhadap pasukan keamanan Afghanistan.

Hari Senin, penyerang bunuh diri yang tampaknya menargetkonvoi militer Amerika di Afghanistan timur meledakkan bom yang menewaskan anak-anak sekolah dan tentara internasional.

Pasukan perang internasional dijadwalkan untuk meninggalkan Afghanistan akhir tahun 2014. Serangan-serangan terakhir dipandang sebagai ujian bagi pasukan keamanan Afghanistan menjelang penarikan pasukan internasional.
XS
SM
MD
LG