Tautan-tautan Akses

Delegasi Taiwan Kunjungi Makam Pendiri China Modern


Menteri Taiwan Urusan Hubungan China, Wang Yu-chi (depan kanan) melambaikan tangannya seusai mengunjungi makam Sun Yat-sen di Nanjing, provinsi Jiangsu (12/2).

Menteri Taiwan Urusan Hubungan China, Wang Yu-chi (depan kanan) melambaikan tangannya seusai mengunjungi makam Sun Yat-sen di Nanjing, provinsi Jiangsu (12/2).

Pejabat tertinggi Taiwan urusan China melanjutkan lawatan bersejarahnya ke China daratan dengan mengeluarkan lebih banyak seruan untuk memperbaiki hubungan antara kedua pihak.

Pernyataan Ketua Dewan Urusan China Wang Yu-chi dikeluarkan saat mengunjungi makam Sun Yat-sen, pendiri China Modern, di Nanjing.

Lawatan itu dilangsungkan satu hari setelah pembicaraan politik pertama Taiwan dengan China sejak perang saudara 65 tahun lalu, sebuah isyarat politik yang menunjukkan hubungan yang membaik.

Tidak ada hal penting dicapai dalam pertemuan Wang pada hari Selasa (11/2) dengan sejawatnya dari China, Zhang Zhijun. Namun media pemerintah China menyatakan, acara itu berhasil.

Ketika mengumumkan rencana lawatannya bulan lalu, Wang mengatakan ia tidak akan membicarakan isu-isu politik sensitif, namun akan membantu membangun mekanisme komunikasi untuk menghindari kesalahpahaman.

Taiwan memisahkan diri dari China menyusul perang saudara pada 1949. Namun Beijing masih menganggap Taiwan sebagai propinsi pecahan yang pada satu hari akan kembali bergabung.

Hubungan Ekonomi Taiwan dan China membaik dalam beberapa tahun terakhir, khususnya setelah Ma Ying-jeou yang agak bersahabat dengan Beijing terpilih sebagai presiden pada 2008 dan terpilih kembali pada 2012.
XS
SM
MD
LG