Tautan-tautan Akses

Delapan Belas Migran Berhasil Diselamatkan di Lepas Pantai Florida


Kapal pesiar Brilliance of the Seas, penyelamat 18 imigran Kuba di dekat Pulau Marco, Florida. Cozumel, Mexico

Kapal pesiar Brilliance of the Seas, penyelamat 18 imigran Kuba di dekat Pulau Marco, Florida. Cozumel, Mexico

Sebuah kapal pesiar menyelamatkan 18 migran asal Kuba dekat pulau Marco. Meskipun demikian sebelum diselamatkan, perjalanan mereka selama 22 hari telah merenggut nyawa 9 orang.

Pasukan Penjaga Pantai Amerika mengatakan sebuah kapal berhasil menyelamatkan 18 migran di lepas pantai Florida hari Jum’at (18/3), mengakhiri perjalanan berbahaya yang menurut para migran itu telah menewaskan sembilan orang.

Ke-18 migran itu diselamatkan Jum’at pagi di bagian barat Pulau Marco oleh kapal Royal Carribean’s Brilliance of the Seas yang sedang dalam perjalanan ke Cozumel – Meksiko. Para migran – yang mengaku telah berada di laut selama 22 hari – segera dirawat karena dehidrasi akut. Kapal itu mencapai daratan Sabtu pagi.

Beberapa petugas Pasukan Penjaga Pantai mengatakan para migran melaporkan kepada mereka, sembilan orang tewas dalam perjalanan itu, meski laporan itu belum bisa dikukuhkan.

Upaya untuk menyebrang ke perbatasan Amerika telah meningkat sejak pemimpin Amerika dan Kuba mengumumkan upaya-upaya untuk memulihkan hubungan diplomatik kedua negara pada Desember 2014. Pasukan Garda Nasional memperkirakan sejak 1 Oktober 2015, ada 2.420 warga Kuba yang berupaya menyebrang secara illegal di Semenanjung Florida, Karibia dan Atlantik. Bulan Februari lalu saja ada 269 warga Kuba yang mencoba masuk ke Amerika lewat laut.

Meskipun Amerika memulangkan sebagian besar migran yang masuk ke wilayah Amerika secara illegal, tetapi Cuban Adjustment Law tahun 1966 memberi pengecualian bagi warga Kuba yang melarikan diri dari negara komunis itu. UU itu mengatakan mereka yang berhasil mencapai daratan Amerika diijinkan untuk tinggal, sementara yang dicegat di laut akan dikembalikan ke Kuba. [em]

XS
SM
MD
LG